FBIT UMPR perkuat jejaring pendidikan Indonesia--Filipina

Senin, 12 Oktober 2026 19:05 WIB

Image Print

Ketua Program Studi S1 Pendidikan Biologi, Fakultas Bahasa, Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (FBIT), Universitas Muhammadiyah Palangkaraya (UMPR), melaksanakan kunjungan ke Sekolah Indonesia Davao (SID), Filipina, pada Senin (12/10/2026). (ANTARA/UMPR.)

Palangka Raya (ANTARA) - Fakultas Bahasa, Ilmu Pengetahuan dan Teknologi (FBIT) Universitas Muhammadiyah Palangkaraya (UMPR), Kalimantan Tengah, memperkuat jejaring pendidikan internasional melalui kunjungan ke Sekolah Indonesia Davao (SID), Filipina, untuk menjajaki peluang kolaborasi akademik dan pengembangan inovasi pembelajaran.

Kunjungan yang dilaksanakan pada Senin (12/10) tersebut dilakukan oleh dosen sekaligus Ketua Program Studi S1 Pendidikan Biologi FBIT UMPR, Fathul Zannah, sebagai bagian dari upaya memperluas pertukaran pengetahuan dan membuka peluang kerja sama antara perguruan tinggi dan sekolah di tingkat internasional.

"Kegiatan ini merupakan rangkaian kunjungan yang diawali dengan pertemuan kehormatan ke Konsulat Jenderal Republik Indonesia di Davao City," kata Fathul saat dikonfirmasi dari Palangka Raya.

Dia menerangkan, pada kesempatan itu dia disambut Kepala Sekolah Indonesia Davao Siti Maspupah bersama jajaran wakil kepala sekolah bidang kesiswaan, hubungan masyarakat, kurikulum, serta sarana dan prasarana. Pertemuan tersebut juga dihadiri bendahara sekolah, pembina OSIS, dan administrator sekolah. Dalam pertemuan tersebut, Fathul bertemu dengan Konsul Jenderal RI Agus Trenggono sekaligus menyerahkan buku model pembelajaran ZANNAH Reflective STEM sebagai bentuk diseminasi inovasi pembelajaran yang dikembangkan oleh akademisi UMPR.

Dekan FBIT UMPR Ade S Permadi mengatakan penguatan jejaring internasional menjadi bagian dari upaya memperluas kolaborasi akademik dan meningkatkan kualitas pendidikan di lingkungan fakultas.

Ia berharap penjajakan dengan Sekolah Indonesia Davao dapat ditindaklanjuti melalui program konkret yang memberikan manfaat bagi dosen, mahasiswa, guru, dan peserta didik. Potensi kerja sama tersebut mencakup pengabdian kepada masyarakat internasional, penelitian kolaboratif, publikasi ilmiah, pertukaran pengetahuan, serta penyelenggaraan seminar dan lokakarya pendidikan.

Sementara itu, Fathul Zannah mendorong pengembangan kolaborasi yang relevan dengan pendidikan biologi, terutama pembelajaran kontekstual berbasis biodiversitas dan pelestarian lingkungan. Pendekatan tersebut berpotensi memperkaya pengalaman belajar sekaligus meningkatkan literasi biodiversitas dan kesadaran generasi muda terhadap keberlanjutan ekosistem.

Pertemuan antara FBIT UMPR dan Sekolah Indonesia Davao juga menjadi ruang untuk bertukar informasi mengenai penyelenggaraan pendidikan serta berbagi pengalaman dalam pengembangan praktik pembelajaran. Penjajakan ini diharapkan membuka peluang bagi kedua institusi untuk mengembangkan kegiatan akademik yang sesuai dengan kebutuhan masing-masing.

Melalui rangkaian kunjungan tersebut, FBIT UMPR berupaya memperluas kontribusi akademik Indonesia dalam jejaring pendidikan internasional. Komunikasi yang telah dibangun diharapkan berlanjut menjadi kolaborasi terarah dan berkelanjutan guna mendukung pengembangan pendidikan serta inovasi pembelajaran lintas negara.

Baca juga: UMPR perkenalkan inovasi pendidikan di Filipina

Baca juga: UMPR buka akses kuliah bagi pekerja melalui program RPL

Baca juga: Gubernur Kalteng minta 668 lulusan UMPR berkontribusi bagi masyarakat

Pewarta : Rendhik Andika
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.