Pemerintah proses pembangunan 19 Kampung Nelayan di Natuna

Senin, 12 Oktober 2026 19:00 WIB

Image Print

Rombongan MPR RI saat berkunjung ke KNMP di Kabupaten Natuna, Provinsi Kepulauan Riau, Rabu (30/9/2026). ANTARA/HO-Pemkab Natuna

Natuna (ANTARA) - Pemerintah pusat memproses pembangunan 19 unit Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) di Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau, sebagai upaya pengembangan kawasan pesisir untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan masyarakat nelayan perbatasan.

Bupati Natuna Cen Sui Lan, di Natuna, Senin, mengatakan sebanyak 20 unit KNMP telah disetujui untuk dibangun dan tersebar di sejumlah desa di Natuna. Dari jumlah tersebut, satu unit telah selesai dibangun, sementara 19 unit lainnya masuk tahap lelang.

“Program Kampung Nelayan Merah Putih disetujui 20 unit. Total pagu anggaran Rp95,73 miliar,” ucapnya.

KNMP yang dikembangkan di Natuna terdiri atas model kampung nelayan pusat dan penyangga. Kawasan pusat berfungsi sebagai pusat kegiatan dan memiliki tempat penyimpanan hasil tangkapan atau cold setorage.

Sementara itu penyangga, berperan mendukung aktivitas perikanan dan perekonomian masyarakat di sekitar kawasan pusat.

Cen mengatakan, Pemerintah Kabupaten Natuna juga mendorong agar setiap kawasan KNMP dilengkapi fasilitas penyimpanan ikan. Fasilitas tersebut dinilai penting untuk menjaga kesegaran dan kualitas ikan hasil tangkapan nelayan.

“Saat kunjungan Kementerian Kelautan dan Perikanan ke Natuna, saya meminta agar kampung nelayan dilengkapi cold storage. Jika tidak ada fasilitas penyimpanan, hasil tangkapan nelayan tidak dapat disimpan dengan baik. Karena itu, kami berharap KNMP, baik kawasan inti maupun penyangga, memiliki cold storage,” katanya.

Ia menambahkan, Pemkab Natuna berencana kembali mengusulkan pembangunan KNMP pada 2027. Langkah tersebut diharapkan dapat memperluas pengembangan kawasan perikanan sekaligus meningkatkan kesejahteraan masyarakat pesisir.

“Tahun depan kita ajukan 10 KNMP,” tutur dia.

Pewarta : Muhamad Nurman
Editor: Yuniati Jannatun Naim
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.