108 tim dan 11 drumband meriahkan Pawai Pembangunan HUT ke-81 RI - ANTARA News Bangka Belitung
Pangkalpinang (ANTARA) - Sebanyak 108 tim dan 11 drumband turut memeriahkan pawai pembangunan tahun 2026 dengan tema "Indonesia berdaulat, adil dan makmur" dalam rangka memperingati HUT ke-81 RI di kota Pangkalpinang.
Kepala Badan Kesatuan, Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Babel, Burhanuddin mengatakan ada 108 tim yang turut memeriahkan pawai pembangunan ini. Dari 108 tim tersebut, terdiri dari 27 tim SD/MI, 20 tim SMP, 47 tim SMA/SMK, empat tim instansi/BUMN, serta 10 tim peserta umum.
"Jumlah peserta tahun ini ada penurunan dari tahun sebelumnya. Namun untuk drumband lebih banyak dan lebih meriah," kata Burhanuddin di Pangkalpinang, Rabu.
Untuk rute pawai pembangunan juga tahun ini diperpendek tidak seperti rute tahun sebelumnya, mengingat kondisi cuaca yang cukup panas dan jumlah peserta. Atraksi-atraksi juga dibatasi dan di tiadakan agar peserta pawai lebih cepat selesainya.
"Rute kita perpendek, jika dulu 5 kilometer, tahun ini hanya sekitar 4 kilometer saja untuk menghemat waktu meski para peserta terlihat sangat antusias," ujarnya.
Burhan juga mengimbau para peserta pawai dan karnaval pembangunan tetap menjaga kesehatan dan tidak melakukan atraksi yang berlebihan di tempat keramaian cantik padat penonton.
"Kita minta peserta tidak melakukan atraksi yang berlebihan di tengah kepadatan penonton agar tidak menimbulkan kemacetan. Masyarakat yang menonton juga kita harap dapat tertib," harap Burhan.
Kapolresta Pangkalpinang, AKBP Indra Wijatmiko menambahkan Polresta Pangkalpinang mengerahkan 71 personil untuk menjaga keamanan dan ketertiban pawai pembangunan di Kota Pangkalpinang.
"Ada 71 personil kita kerahkan dan fokus kita di titik rawan seperti pertigaan dan persimpangan untuk menjaga peserta dan penonton agar selalu tertib. Kita harap masyarakat juga tetap menjaga ketertiban dan semangat perjuangan," tutupnya.
Pewarta: Elza Elvia
Uploader : Rustam Effendi
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.