3 Titik Karhutla yang Masih Membara di Jawa Timur, Salah Satunya Bromo
Jakarta -
Tercatat ada tiga titik kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang masih belum padam di Jawa Timur. Salah satunya adalah kawasan gunung Bromo.
Selain gunung Bromo, karhutla juga terjadi di kawasan Gunung Buthak-Gunung Kawinajang, dan Gunung Lawu. Api terlihat masih menyala dan belum padam di tiga titik tersebut.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Jatim, Satriyo Nurseno membeberkan saat ini proses pemadaman masih terus dilakukan di 3 titik karhutla tadi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Karhutla di kawasan Bromo saat ini masih terjadi di area Jemplang. Tim gabungan tetap melaksanakan penyisiran dan pembasahan pada area terdampak sebagai upaya antisipasi terhadap potensi munculnya kembali api," kata Satriyo, Selasa (15/9).
Satriyo menyebut kebakaran di kawasan Bromo saat ini telah menghanguskan lebih dari 200 Hektare (Ha) lahan.
"BPBD Jatim terus melakukan pemadaman menggunakan alat gepyok dan drone water spray," tambahnya.
Untuk karhutla Gunung Buthak-Gunung Kawinajang di Kabupaten Blitar, operasi water bombing terus dilakukan untuk melakukan pemadaman.
"Titik api berada di wilayah Savana Gunung Buthak, Kabupaten Malang dan sisi Selatan Gunung Kawinajang Blitar. Saat ini, tim darat dari personel gabungan Kabupaten Blitar melakukan penanganan," jelasnya.
"Helikopter PK-DAP melaksanakan operasi water bombing. Helikopter PK-DAP yang melakukan water bombing dengan kapasitas bucket 1.000 Liter dan dilakukan 12 kali," tambahnya.
Satriyo membeberkan luas Area terbakar di Gunung Buthak-Gunung Kawinajang yakni 800 Hektare (Ha).
Sedangkan untuk karhutla yang sedang melanda Gunung Lawu, Satriyo menyebutkan bahwa titik api baru terpantau sejak Senin, 14 September 2026 pada pukul 09.00 WIB.
"Karhutla terjadi di Gunung Lawu Perbatasan Desa Jabung, Kecamatan Panekan, Magetan dengan Desa Karangrejo, Kecamatan Kendal, Ngawi. Kebakaran hutan masuk di Petak 50 dan Petak 44 RPH Jabung," beber Satriyo.
"Pukul 09.12 WIB pagi tadi, titik api di Watu Gede, Kabupaten Magetan, dilaporkan telah padam. Saat ini wilayah Gunung Lawu Kabupaten Magetan tidak terpantau adanya titik api. Dampak luas area terbakar yakni 2 Hektare (Ha)," terangnya.
Dia menyebutkan bahwa saat ini personel BPBD Jatim dan BPBD Magetan terus melakukan asesmen dan koordinasi dengan perangkat desa setempat. Tim Pemadam Gabungan melakukan pembuatan ilaran di sekitar perbatasan Magetan-Ngawi serta menyisir bara api yang masih tersisa.
---------
Artikel ini telah naik di detikJatim.
(wsw/wsw)