30 Besar Bank Terbesar di Dunia, Amerika Kalah Telak dari China
Zhafa Yuda Rehema, CNBC Indonesia
17 October 2026 10:00
Jakarta, CNBC Indonesia - China bukan sekadar pemain besar di industri perbankan global, tetapi penguasa di puncak piramida.
Empat bank terbesar dunia pada 2026 seluruhnya berasal dari China, sementara JPMorgan Chase, bank terbesar di luar China, harus puas di posisi kelima. Dominasi ini menegaskan betapa besarnya skala sistem perbankan China dalam mengungguli raksasa keuangan Amerika Serikat.
Berdasarkan pemeringkatan S&P Global Market Intelligence edisi April 2026, yang terutama menggunakan laporan keuangan akhir 2025.
Peringkat bank disusun berdasarkan total aset, termasuk pinjaman, investasi, dan kas. Berikut daftar bank terbesar di dunia:
Industrial and Commercial Bank of China (ICBC) menempati posisi pertama dengan aset US$7,65 triliun atau sekitar Rp137,78 kuadriliun (1US$=Rp18,010).
Dengan angka itu, ICBC punya sekitar 73% aset yang lebih besar dibandingkan JPMorgan Chase yang memiliki US$4,42 triliun.
Tiga bank China lainnya melengkapi empat posisi teratas, yakni Agricultural Bank of China dengan aset US$6,97 triliun, China Construction Bank sebesar US$6,52 triliun dan Bank of China senilai US$5,48 triliun.
Secara keseluruhan, empat bank tersebut mengelola aset lebih dari US$26 triliun, hampir dua kali lipat gabungan aset lima bank terbesar Amerika Serikat, yaitu JPMorgan Chase, Bank of America, Citigroup, Wells Fargo, dan Goldman Sachs.
Di luar China dan Amerika Serikat, BNP Paribas menjadi bank terbesar di Eropa dengan aset US$3,28 triliun mengungguli HSBC yang memiliki US$ US$3,21 triliun.
BNP Paribas naik ke posisi teratas Eropa setelah melakukan sejumlah akuisisi, termasuk AXA Investment Managers. Sementara itu, HSBC melepas sejumlah bisnis untuk memusatkan perhatian pada Asia dan Timur Tengah.
Skala ICBC juga terlihat dari basis nasabahnya. Pada akhir 2025, bank tersebut melayani 782 juta nasabah individu, lebih dari dua kali populasi Amerika Serikat serta lebih dari 14,7 juta nasabah korporasi.
The logo of Industrial and Commercial Bank of China (ICBC) is pictured at the entrance to its branch in Beijing, China April 1, 2019. Picture taken April 1, 2019. REUTERS/Florence Lo Foto: Industrial and Commercial Bank of China (ICBC) (REUTERS/Florence Lo)
Bagaimana China Membangun Bank Raksasa?
Sistem keuangan China menghimpun tabungan rumah tangga dan dana perusahaan dalam jumlah besar ke perbankan. Dana simpanan tersebut menjadi sumber pembiayaan pinjaman, menjadikan bank sebagai salah satu pilar utama pembiayaan ekonomi.
Peran pemerintah turut membentuk arah penyaluran kredit. Ketika pinjaman sektor swasta melemah, bank-bank milik negara memperluas pembiayaan ke sektor teknologi, investasi hijau, dan industri strategis lainnya.
Pada Maret 2026, Beijing mengumumkan rencana penerbitan obligasi pemerintah khusus senilai 300 miliar yuan untuk memperkuat modal ICBC dan Agricultural Bank of China, yang memiliki aset US$6,97 triliun.
Tambahan modal ini ditujukan untuk memperkuat bantalan keuangan dan mendukung penyaluran kredit, meski suku bunga rendah menekan profitabilitas bank.
AS Mengandalkan Pasar Modal
Amerika Serikat memiliki pendekatan pembiayaan bisnis yang berbeda. Pada 2025, surat berharga seperti obligasi mencakup 77,5% dari total utang perusahaan nonkeuangan yang masih beredar.
Dengan menerbitkan saham dan obligasi, perusahaan dapat memperoleh dana langsung dari investor tanpa hanya bergantung pada pinjaman bank.
Model ini menciptakan peluang pendapatan besar bagi bank Wall Street melalui jasa penerbitan saham dan obligasi, pengaturan akuisisi, serta layanan kepada investor. JPMorgan memimpin pasar biaya investment banking global pada 2025 dengan pangsa 8,4%.
Pada tahun yang sama, JPMorgan membukukan laba bersih US$57 miliar, dipotong non bunga sebesar US$87 miliar dari aktivitas seperti perdagangan, pengelolaan investasi, dan layanan lainnya.
Perbandingan tersebut menunjukkan bahwa Bank China mendominasi peringkat aset global, sementara bank Amerika Serikat memiliki sumber pendapatan yang lebih beragam.
(mae/mae)