4 Kandidat yang Bisa Gantikan Gianni Infantino Pimpin FIFA
Gianni Infantino berencana maju lagi dalam pemilihan Presiden FIFA, Maret 2027 nanti. Ia berusaha menjabat untuk periode keempatnya. (Foto: Getty Images/Eurasia Sport Images)
Belakangan memimpin FIFA, Infantino banyak dikritik. Salah satunya soal netralitas politik, yang terlihat gamblang dalam menggelar Piala Dunia 2026. Ia dikecam karena terlalu mengemaskan sosok Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Foto: REUTERS/Evelyn Hockstein
Kemudian sejumlah wacana kebijakannya juga disorot. Dari mulai menambah peserta Piala Dunia jadi 64 tim di 2030, hingga yang terbaru menjual saham pesta akbar sepakbola itu kepada pihak swasta. Rencana penjualan saham itu langsung bikin kursinya digoyang, mendesak pria Swiss itu lengser. (Foto: REUTERS/Denis Balibouse)
Beberapa kandidat langsung dimunculkan untuk membuat Infantino lengser. Yang pertama adalah Nasser Al Khelaifi, Presiden klub PSG yang juga menjabat sebagai Anggota Komite Eksekutif UEFA. Ia juga memimpin Asosiasi Klub Eropa, yang anggotanya terus meluas jadi sekitar 800 member. (Foto: Getty Images/John Berry)
Kemudian ada sosok Sheikh Salman bin Ebrahim Al Khalifa, yang kini menjabat sebagai Presiden konfederasi Asia, AFC. Pria asal Bahrain itu dianggap sukses memajukan sepakbola di kawasan Asia lewat berbagai ajang. (Foto: Harold Cunningham - FIFA/FIFA via Getty Images)
Posisi Infantino secara strategis bisa saja digantikan Mattias Grasfstrom, yang kini menjabat sebagai Sekretaris Jenderal FIFA. Ia secara teknis adalah tangan kanan Infantino sejak 2016. (Foto: David Davies/PA Images via Getty Images)
Kemudian ada Victor Montagliani, yang juga siap maju menjadi Presiden FIFA. Ia kini menjabat konfederasi sepakbola Amerika Utara, Tengah, dan Karibia atau CONCACAF sejak 2016. Ia juga sosok yang menentang upaya menambah jumlah peserta Piala Dunia 2030 menjadi 64 tim, dan terbaru menentang ide menjual saham Piala Dunia. (Foto: Omar Vega/Getty Images)