Jakarta, CNN Indonesia --

Orang-orang dengan pola pikir bertumbuh (growth mindset) berbeda dengan orang yang memiliki pola pikir tetap (fixed mindset). Berikut ini ciri-ciri orang dengan pola pikir bertumbuh.

Orang-orang dengan pola pikir bertumbuh atau growth mindset selalu memandang kecerdasan sebagai sesuatu yang bisa tumbuh atau ditingkatkan. Hal inilah yang membuat mereka memiliki peluang untuk meraih kesuksesan lebih tinggi jika dibandingkan dengan pemilik pola pikir tetap atau fixed mindset.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Untuk bisa mengetahui apakah seseorang memiliki pola pikir bertumbuh atau tidak, dapat dilihat dari perilakunya sehari-hari. Terdapat ciri-ciri khusus yang membedakan mereka dengan orang yang memiliki pola pikir tetap.

Ciri-ciri orang dengan pola pikir bertumbuh

Growth mindset adalah sebuah pemikiran yang meyakini jika kemampuan, bakat, maupun kecerdasan seseorang masih dapat bertumbuh dengan jalan pembelajaran dan usaha.

Pola pikir bertumbuh lebih menekankan jika kegagalan atau tantangan yang dihadapi oleh seseorang merupakan bagian dari proses pembelajaran. Kegagalan dan tantangan ini dapat diadaptasi dan kembangkan untuk dijadikan pembelajaran kedepannya.

Akan tetapi, tidak semua orang memiliki pola pikir bertumbuh seperti ini. Pasalnya, selain pola pikir bertumbuh ada pula orang-orang dengan pola pikir tetap yang sangat berkebalikan dengan mereka.

Berikut beberapa ciri orang dengan pola pikir bertumbuh.

1. Menerima kekurangan

Ciri pertama orang dengan pola pikir bertumbuh adalah dapat menerima kekurangan. Orang dengan pola pikir bertumbuh lebih mudah untuk mencapai kesuksesan karena mereka sanggup menerima kekurangan dan kesalahan sebagai sarana untuk bertumbuh.

Pemiliki pola pikir berkembang dapat melihat sisi lain dari kekurangan ini. Mereka menganggap kemunduran atau kegagalan yang datang ini sebagai sarana untuk dapat belajar dan memperbaiki diri agar bisa semakin berkembang.

2. Belajar dari kegagalan

Tidak semua orang mampu belajar dari kegagalan, orang dengan pola pikir tetap contohnya. Mereka malu untuk mengakui kegagalan yang diterimanya. Alih-alih dijadikan pembelajaran, mereka malah makin tak termotivasi untuk bisa bangkit lagi.

Hal ini sangat berbeda dengan orang yang memiliki pola pikir berkembang. Kegagalan bagi mereka adalah sebuah proses yang harus dilalui untuk bisa mencapai kesuksesan. Semakin banyak kegagalan, makin banyak pula pelajaran yang bisa diperolehnya.

3. Bisa mengembangkan kecerdasan

Orang dengan pola pikir bertumbuh memandang kecerdasan sebagai sesuatu yang dapat dikembangkan. Mereka meyakini jika tidak ada kesuksesan yang diraih dengan cara instan. Untuk bisa meraihnya, mereka akan berusaha untuk mengembangkan kecerdasan yang dimilikinya agar bisa berkembang.

4. Berani menerima tantangan

Jika orang lain menganggap tantangan sebagai beban, tidak demikian dengan orang yang memiliki pola pikir bertumbuh. Mereka justru menganggap tantangan sebagai sesuatu yang harus ditaklukkan.

Tantangan bagi mereka tak ubahnya sebuah ujian yang harus dilalui untuk menguji pertumbuhan pola pikir kita.

5. Terbuka dengan masukan

Ciri-ciri orang dengan pola pikir bertumbuh salah satunya adalah sikap terbuka dengan masukan dari orang lain. Alih-alih tersinggung, bagi mereka masukan, pendapat, atau umpan balik dari orang lain adalah sebuah cara untuk makin dekat dengan kesuksesan.

Bagi mereka, masukan dari orang lain adalah sebuah kritik yang membangun. Dengan adanya masukan dari orang lain ini, dapat membantu mereka untuk memberikan perhatian lebih pada kekurangan kita, sembari mencari cara untuk terus meningkatkan diri.

(ahd/els)