AC Milan, Chelsea dan Aston Villa Datang ke Indonesia, Menpora Bangga
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,1180,20,0)/kly-media-production/medias/9313240/original/021167100_1785597377-0L5A7998.jpg)
Perbesar
Liputan6.com, Jakarta - Indonesia semakin menarik perhatian klub-klub sepak bola dunia sebagai destinasi pertandingan pramusim. Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Erick Thohir menyambut positif tren tersebut dan menilai hal itu menjadi sinyal semakin kuatnya pengakuan internasional terhadap atmosfer serta industri olahraga Tanah Air.
Menurut Erick, kehadiran klub-klub elite dunia di Indonesia tidak sekadar menghadirkan tontonan berkualitas bagi masyarakat. Rangkaian pertandingan internasional tersebut juga membuka peluang untuk meningkatkan kualitas penyelenggaraan event olahraga sekaligus memperluas kerja sama internasional.
"Ini menunjukkan Indonesia semakin diperhitungkan sebagai tuan rumah event sepak bola internasional," ujar Erick.
Sepanjang Agustus 2026, setidaknya tiga pertandingan pramusim internasional akan memeriahkan kalender sepak bola Indonesia. Rangkaian tersebut diawali dengan duel Aston Villa kontra Indonesia All-Stars pada 1 Agustus 2026.
Pertandingan yang mempertemukan klub Liga Inggris tersebut dengan Indonesia All-Stars berlangsung meriah dan mendapat sambutan antusias dari pencinta sepak bola Tanah Air. Tingginya animo masyarakat menjadi gambaran besarnya gairah sepak bola di Indonesia.
Chelsea Vs AC Milan Ramaikan SUGBK
Panggung sepak bola internasional kemudian berlanjut pada Sabtu (8/8/2026). Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, akan menjadi arena pertemuan dua klub raksasa Eropa, Chelsea dan AC Milan.
Bagi Erick, dipilihnya Indonesia sebagai lokasi pertandingan pramusim kedua klub tersebut merupakan bukti bahwa ekosistem sepak bola nasional semakin mendapat kepercayaan dari komunitas sepak bola internasional.
"Besok kita akan menyaksikan Chelsea menghadapi AC Milan, lalu di akhir bulan Brisbane Roar bertemu Persija Jakarta," kata Erick.
Rangkaian pertandingan tersebut belum berakhir. Pada 29 Agustus 2026, klub Liga Australia Brisbane Roar dijadwalkan menghadapi Persija Jakarta di Jakarta International Stadium (JIS).
Laga tersebut sekaligus menjadi bagian dari peluncuran resmi tim dan jersey Persija untuk menghadapi musim kompetisi yang baru.
Dampak Ekonomi Menjalar ke Berbagai Sektor
:strip_icc():format(webp):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/liputan6/watermark-color-landscape-new.png,540,20,0)/kly-media-production/medias/9318409/original/067112500_1786095059-IMG_5443.jpeg)
Perbesar
Erick menilai kedatangan klub-klub internasional ke Indonesia membawa dampak yang lebih luas daripada sekadar pertandingan di lapangan.
Menurut dia, event sepak bola internasional dapat menggerakkan berbagai sektor dalam ekosistem olahraga nasional. Mulai dari promotor penyelenggara, pariwisata, perhotelan, transportasi, hingga pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM).
Ikuti berita bola terbaru di Sport Liputan6
"Semakin banyak event internasional digelar di Indonesia, semakin besar pula dampak ekonomi dan manfaat yang dirasakan oleh ekosistem olahraga nasional," ujarnya. Selain memberikan dampak ekonomi, kehadiran klub-klub dunia juga dinilai dapat memberikan pengalaman menyaksikan pertandingan berkelas internasional kepada pencinta sepak bola Indonesia.