Aceh Timur pulihkan 8.074 hektare sawah terdampak bencana - ANTARA News Aceh
Aceh Timur (ANTARA) - Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Aceh Timur memulihkan sawah terdampak bencana seluas 8.074 hektare dengan total anggaran mencapai Rp52,79 miliar lebih.
Kepala Bidang Hortikultura Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Kabupaten Aceh Timur Abdul Rahman di Aceh Timur, Rabu, mengatakan pemulihan sawah tersebut dilakukan melalui program optimalisasi lahan dan rehabilitasi sawah rusak sedang
"Program pemulihan tersebut mencakup lahan terdampak bencana seluas 6.304 hektare dan sawah rusak sedang seluas 1.770 hektare. Rehabilitasi dilakukan secara bertahap," katanya.
Abdul Rahman menjelaskan optimalisasi sawah terdampak bencana melibatkan 174 kelompok tani dengan luas lahan mencapai 6.304 hektare. Program tersebut didukung anggaran sebesar Rp28,9 miliar yang bersumber dari APBN melalui Satker Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh.
Dari total lahan tersebut, kata dia, kegiatan pengolahan tanah telah mencakup 1.974 hektare. Sementara lahan yang telah memasuki tahap penanaman mencapai 540 hektare.
Baca: Kementan bantu benih dan alsintan untuk petani Aceh Timur
Menurut Abdul Rahman, optimalisasi sawah merupakan upaya pemulihan lahan pertanian yang terdampak bencana agar kembali dapat dimanfaatkan petani untuk kegiatan produksi.
Selain optimalisasi, Dinas Pertanian Tanaman Pangan dan Hortikultura Aceh Timur juga melaksanakan rehabilitasi terhadap sawah rusak sedang akibat bencana.
Program rehabilitasi tersebut mencakup lahan seluas 1.770 hektare dengan melibatkan 37 kelompok tani. Pemerintah mengalokasikan anggaran sebesar Rp23,895 miliar yang juga bersumber dari APBN melalui Satker Dinas Pertanian dan Perkebunan Aceh.
"Adapun kegiatan rehabilitasi meliputi pengolahan tanah seluas 1.005 hektare dan penanaman pada lahan seluas 435 hektare. Dengan demikian, total lahan yang menjadi sasaran kedua program pemulihan tersebut mencapai 8.074 hektare dengan dukungan anggaran sekitar Rp52,79 miliar lebih," katanya.
Abdul Rahman menyebutkan pelaksanaan pemulihan sawah dilakukan secara bertahap, mulai dari pengolahan tanah hingga penanaman, sesuai kondisi lahan dan kesiapan masing-masing area pertanian.
"Program ini menjadi bagian dari upaya pemulihan sektor pertanian Aceh Timur setelah terdampak bencana, sekaligus mendukung petani agar dapat kembali mengusahakan lahan persawahan mereka," kata Abdul Rahman.
Baca: Pemkab Aceh Timur upayakan pemulihan jaringan irigasi rusak
Pewarta: Hayaturrahmah
Editor : M.Haris Setiady Agus
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.