Jakarta -

Aktor Dolph Lundgren mengungkap kisah awal hubungannya dengan Emma Krokdal yang terpaut usia hampir 40 tahun. Bintang Rocky IV itu berusia 61 tahun ketika pertama kali bertemu Emma yang saat itu baru berusia 22 tahun pada 2019.

Kisah tersebut diceritakan Dolph dalam memoarnya yang baru terbit, Fights Worth Fighting: Finding Strength in Struggle. Dolph mengaku langsung menyadari bahwa perkenalan itu bisa menjadi sesuatu yang serius.

Perbedaan usia mereka juga menjadi hal yang disadari Dolph sejak awal. Ia menuliskan bahwa Emma bahkan hanya terpaut dua bulan lebih muda dari putrinya, Ida.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat itu, Emma baru saja bercerai dan kembali berstatus lajang. Menurut Dolph, pengalaman hidup yang sudah dilalui Emma membuatnya terlihat jauh lebih dewasa dari usianya. Salah satu hal yang membuat Dolph tertarik adalah Emma ternyata tidak terlalu mengenal siapa dirinya.

Dolph Lundgren &  Emma KrokdalDolph Lundgren & Emma Krokdal Foto: dok. Instagram

Dalam memoarnya, Dolph mengenang bagaimana Emma bahkan tidak mengenali Al Pacino ketika mereka berada di rumah Sylvester Stallone. Bagi Dolph, ketidaktahuan Emma soal popularitasnya justru menjadi salah satu hal yang menarik.

Keduanya kemudian semakin dekat. Dolph melamar Emma pada Juni 2020, sebelum akhirnya menikah dalam upacara kecil di Mykonos, Yunani, pada Juli 2023.

Hubungan mereka ternyata bukan hanya tentang kisah cinta. Emma juga menjadi sosok penting yang mendampingi Dolph melewati perjuangan panjang melawan kanker.
Dolph pertama kali didiagnosis kanker ginjal pada 2015. Beberapa tahun kemudian, tumor kembali ditemukan dan ia harus menjalani berbagai pengobatan. Pada 2024, Dolph mengumumkan bahwa dirinya telah terbebas dari kanker.

Dalam masa sulit tersebut, Emma mendampinginya ke berbagai janji temu dengan dokter di Swedia, London, hingga Los Angeles. Dolph mengaku sangat berterima kasih karena Emma tetap bertahan di sisinya meski harus melihatnya melewati efek samping pengobatan yang berat. Ia bahkan menggambarkan Emma seperti "malaikat" yang datang ke hidupnya.

"Meski usianya jauh lebih muda, dia tetap membantu saya melewati semua efek samping mengerikan dari obat-obatan dan menemani saya ke berbagai janji dokter. Sampai sekarang saya tidak tahu bagaimana dia bisa melewati semuanya tanpa ikut hancur," tulis Dolph.

Dolph juga menyebut Emma sebagai sosok yang kuat dan istimewa. Menurutnya, perbedaan usia yang hampir 40 tahun tidak menghapus peran besar Emma dalam hidupnya.

(kik/kik)