Bagikan:

JAKARTA - Seorang pelaut Angkatan Laut Korea Selatan (Korsel) hilang pada Hari Minggu saat berada di atas kapal angkatan laut dalam misi patroli di Laut Timur dekat perbatasan maritim antar-Korea, yang memicu operasi pencarian, kata militer.

Pelaut tersebut, yang identitasnya dirahasiakan, dilaporkan hilang pada Minggu pagi, saat kapal tersebut sedang berpatroli sekitar 50 kilometer dari Geojin di Provinsi Gangwon, dekat Garis Batas Utara (NLL), menurut militer, dilansir dari The Korea Times (13/7).

Angkatan Laut meluncurkan operasi pencarian bekerja sama dengan Penjaga Pantai, mengerahkan sekitar 10 kapal dan pesawat.

Pelaut tersebut, yang berpangkat pelaut magang, terakhir kali terlihat oleh seorang anggota kru yang bertugas jaga malam di atas fregat Angkatan Laut antara tengah malam dan pukul 2 pagi.

Ia dilaporkan hilang setelah gagal melapor untuk tugas jaga pagi.

Militer juga memberi tahu Korea Utara tentang hilangnya pelaut tersebut melalui saluran komunikasi kapal dagang internasional.

Menteri Pertahanan Ahn Gyu-back menginstruksikan para pejabat untuk melakukan yang terbaik untuk menyelamatkan pelaut yang hilang tersebut dengan segera dan aman.

Sedangkan Kementerian Unifikasi yang bertanggung jawab atas urusan antar-Korea juga mengeluarkan pernyataan pers, meminta kerja sama Korea Utara dalam pencarian pelaut yang hilang.

"Tampaknya ada kemungkinan (pelaut tersebut) hanyut ke utara Garis Batas Utara (NLL)," kata kementerian tersebut.

BACA JUGA:


"Karena Angkatan Laut kami saat ini sedang mencari pelaut yang hilang, (kami) meminta kerja sama dalam pencarian dan pemulangan pelaut yang hilang atas dasar kemanusiaan," lanjutnya.

Kementerian tersebut mencatat, meskipun belum mengidentifikasi tanda-tanda yang jelas bahwa pelaut tersebut hanyut ke utara NLL, mereka mengambil langkah pencegahan dengan meminta kerja sama Korea Utara.

Pernyataan melalui pers ini muncul ketika saluran komunikasi antar-Korea saat ini masih terputus di tengah hubungan lintas perbatasan yang tegang.

Add VOI as a Preferred Source

Follow VOI news updates across Google.

+