ANTARA dedikasikan ruang rapat kenang karya pewarta Bagus Khoirunas

Senin, 21 September 2026 13:28 WIB

Image Print

Direktur Pemberitaan ANTARA Virgandhi Prayudantoro meresmikan Ruang Rapat Bagus Khoirunas guna mengenang sekaligus mengabadikan karya-karya foto jurnalistik Bagus di Kantor Berita ANTARA Biro Banten, Provinsi Banten pada Senin (21/9/2026). (ANTARA/Hana Dewi Kinarina Kaban)

Jakarta (ANTARA) - Kantor Berita ANTARA mendedikasikan ruang rapat guna mengenang karya jurnalistik pewarta foto ANTARA Muhammad Bagus Khoirunas yang hilang kontak saat melakukan peliputan erupsi Gunung Anak Krakatau di Perairan Selat Sunda, Banten pada Senin (7/9).

Direktur Pemberitaan ANTARA Virgandhi Prayudantoro mengatakan inisiasi menamai ruang rapat atas nama Bagus Khoirunas di Kantor Berita Antara Biro Banten tersebut merupakan bentuk komitmen pihaknya kepada keluarga besar Bagus sekaligus penghargaan atas dedikasi pewarta selama berkarier di ANTARA.

“Kami hari ini hadir memberikan tali kasih kepada keluarga besar dari M. Bagus atas dedikasi tinggi dari Bagus selama ini, selama 8 tahun berkontribusi atau berkarya di Biro ANTARA Banten. Kami juga menyampaikan kepada Kepala Biro bahwa kami menginisiasi salah satu ruangan yang nantinya bernama Ruang Rapat ataupun Ruang Berkreasi dengan nama M. Bagus Khoirunas,” kata Virgandhi di Kantor Berita ANTARA Biro Banten, Kota Serang, Provinsi Banten pada Senin siang.

Lebih lanjut, ia mengatakan kehadiran ruang rapat atas nama Bagus Khoirunas tersebut merupakan inisiatif dari jajaran direksi ANTARA yang ingin mengabadikan karya-karya foto jurnalistik Bagus sekaligus menghadirkan laboratorium edukasi bagi para jurnalis di Banten, baik dari ANTARA maupun pewarta media lain yang ingin menggunakan ruangan tersebut untuk berbagai kegiatan yang berkaitan dengan jurnalistik.

Pihaknya juga berharap kehadiran ruangan tersebut tidak hanya mengenang karya foto jurnalistik yang dibuat oleh Bagus, namun juga etika kerja Bagus yang berdedikasi tinggi terhadap beragam kegiatan peliputan.

“Ruangan ini nanti bisa digunakan sebagai pusat edukasi bagi semua pihak. Kami berharap karya-karya Bagus dari masa ke masa masih bisa kami lihat, sepak terjangnya, juga etika kerja Bagus. Saya berharap dengan inisiasi ini, kami bisa memberikan suatu tempat penting bagi Bagus, khususnya di ANTARA Biro Banten,” ujar Virgandhi.

Pada kesempatan yang sama, Mansyur Suryana yang merupakan ayahanda dari Bagus Khoirunas menyampaikan apresiasi kepada keluarga besar Kantor Berita ANTARA yang terus memberikan dukungan dan bantuan terkait proses pencarian ananda.

Ia mengatakan kehadiran ruang rapat atas nama Bagus Khoirunas tersebut tidak hanya mengabadikan berbagai karya foto jurnalistik ananda, namun juga menjadi pengingat bagi dirinya terkait dedikasi Bagus dalam jurnalisme fotografi.

“Saya terima kasih kepada LKBN ANTARA dengan adanya peluncuran ruangan khusus untuk Bagus di ANTARA Biro Banten. Saya banyak terima kasih atas kebijakan Bapak Direkturnya. Agar dikenang, ruangan itu digunakan sebagai tempat untuk diskusi atau untuk peningkatan jurnalistik. Namanya diabadikan ya, ini luar biasa menurut saya,” kata Mansyur.

Sebagai informasi, pewarta foto ANTARA Muhammad Bagus Khoirunas meliput erupsi Gunung Anak Krakatau bersama empat pewarta foto lainnya, yakni Arie Basuki dari merdeka.com, Donal Husni (fotografer lepas), Yudhistira dari iNews, dan Daus dari Anadolu.

Kelima pewarta foto tersebut melakukan perjalanan menuju kawasan perairan Selat Sunda untuk melakukan peliputan terkait aktivitas erupsi Gunung Anak Krakatau. Namun, mereka hilang kontak.

Selain kelimanya, dua kru speedboat yang ditumpangi para pewarta yakni Warta dan Surakman serta satu pemandu, Heriyanto juga masih dinyatakan hilang.

Pewarta : Hana Dewi Kinarina Kaban
Editor: Andriy Karantiti
COPYRIGHT © ANTARA 2026