Jakarta (ANTARA) - Apple diyakini bakal memberi nama ponsel lipatnya sebagai iPhone Duo setelah sebelumnya ramai beredar bahwa ponsel itu bakal dinamai sebagai iPhone Ultra.

Bocoran ini muncul di detik-detik terakhir sebelum perilisan produk-produk resmi dari Apple dalam acara "Surprise and Shine" yang berlansung Rabu.

Dalam laporan Macrumors, Rabu, kabar ini mengacu kabar Mark Gurman dari Bloomberg yang akhirnya membocorkan detail nama serta kapasitas yang mungkin ditawarkan.

Gurman mengatakan bahwa Apple sudah benar-benar menetapkan ponsel lipatnya dinamai dengan iPhone Duo dan meniadakan spekualasi mengenai iPhone Ultra.

Untuk pilihan memori, kemungkinan Apple bakal menghadirkan memori mulai dari 256GB, 512 GB, dan 1 TB. Kabar ini menguatkan rumor yang beredar sejak Maret 2026 mengenai penawaran memori yang disiapkan Apple untuk ponsel lipat perdananya.

Baca juga: Apple hadapi gugatan hukum atas pelanggaran paten "Face ID"

Mengenai harga, prediksi dari TrendForce dan laporan lainnya sebelumnya menyebut iPhone Duo akan dijual mulai dari 2000 dolar AS dan mungkin mencapai 2500 dolar AS untuk harga tertingginya.

Namun kabar dari Mark Gurman menjelaskan bahwa untuk memori 256GB ponsel ini ditawarkan seharga 2000 dolar AS dan model dengan kapasitas tertingginya akan dilego seharga 3000 dolar AS.

Selanjutnya untuk pilihan warna, Apple diyakini sebelumnya menghindari warna-warna cerah pada ponsel lipat pertamanya dan warna lebih gelap dipilih untuk menegaskan kesan elegan.

Laporan Gurman menjelang perilisan iPhone lipat ini turut menguatkan rumor yang beredar dan menyebut ponsel itu akan hadir dalam dua pilihan warna yaitu putih dan bitu tua.

Gurman mengatakan penjualan iPhone Duo di pasaran paling cepat terjadi pada Oktober 2026. Hal itu menunjukkan bahwa perangkat ini akan tersedia lebih lambat dibandingkan model iPhone 18 Pro yang juga diperkirakan debut dalam acara yang sama.

Baca juga: Peluncuran iPhone Ultra di China kemungkinan tertunda

Baca juga: Apple siapkan lima fitur kamera baru untuk iOS 27

Baca juga: Apple diduga mengembangkan pengendali gim baru

Penerjemah: Livia Kristianti
Editor: Mahmudah
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.