Argentina Dituduh Curang, Lionel Scaloni Akhirnya Bongkar Rahasia di Balik Kemenangan Dramatis atas Mesir
Sabtu, 11 Juli 2026 - 11:24 WIB
VIVA – Pelatih Timnas Argentina, Lionel Scaloni, mengungkap kunci kesuksesan meraih kemenangan dramatis atas Mesir. Duel itu banyak dituduh sebagai kemenangan yang curang oleh publik.
Baca Juga
La Albiceleste merengkuh kemenangan dramatis nan kontroversial kontra Mesir di babak 16 besar Piala Dunia 2026. Mereka bangkit setelah tertinggal dua gol, namun mampu membalikkan keadaan di menit-menit akhir.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
Gol-gol Cristian Romero, Lionel Messi, dan Enzo Fernandez mengakhiri duel di Mercedes-Benz Stadium, Atlanta pada Rabu (8/7/2026) dini hari WIB lalu. Namun, kemenangan itu diprotes oleh banyak pihak karena kepemimpinan wasit Francois Letexier.
Baca Juga
Keputusannya untuk menganulir gol Mostafa Ziko dipertanyakan, karena adanya pelanggaran terhadap Lisandro Martinez. Sedangkan pelanggaran terhadap Mohamed Salah tidak membuat gol Enzo Fernandez dibatalkan.
Lionel Messi di Timnas Argentina
Photo :
- IMAGN IMAGES via Reuters/Brett Davis
Baca Juga
Walau begitu, Kepala Perwasitan FIFA, Pierluigi Collina, kemudian buka suara mengenai situasi ini. Sang wasit legendaris membela keputusan Letexier dalam dua momen tersebut dan menyatakan bahwa itu semua adalah keputusan yang tepat.
Selagi publik berdebat, Argentina mempersiapkan diri untuk laga berikutnya di babak perempat final Piala Dunia 2026. Albiceleste akan menghadapi Swiss di Kansas City pada Minggu (12/7/2026) pagi esok WIB.
Lionel Scaloni berbicara kepada pers sebelum laga dan ditanyakan lagi soal perdebatan yang terjadi. Dia menekankan bahwa hasil akhir menjadi alasan publik membicarakannya.
“Jika skor pertandingan 2-1 atau 3-1, tidak akan ada yang berkomentar. Namun, setelah itu, ketika Anda melihat bola tidak masuk, ketika Anda melihat mereka unggul 2-0, ketika Anda melihat mereka nyaman bertahan, Anda harus terus berusaha,” kata Scaloni, dilansir dari media Argentina, La Nacion.
Eks bek Lazio itu membeberkan bahwa alasan Argentina bisa menang setelah tertinggal adalah kemampuan untuk tetap berjuang. Mereka enggan untuk menyerah meski berada dalam situasi yang tidak menguntungkan.
ADVERTISEMENT
GULIR UNTUK LANJUT BACA
“Pada menit ke-25 babak kedua, terus berjuang, terus berjuang sampai pertandingan berakhir, kami tidak menyerah pada bola apa pun dan kami terus bermain seperti yang kami tahu caranya,” tukasnya.
Scaloni menerangkan bahwa Argentina tidak bermasalah jika harus kalah di laga itu asalkan tetap berjuang di menit-menit akhir. Namun, timnya justru mampu menciptakan keajaiban.
Halaman Selanjutnya
“Dan itu terjadi. Itu bisa saja tidak terjadi, tetapi jika saya harus kalah, saya lebih memilih kalah seperti ini. Tidak diragukan lagi. Itu bukan masalah besar. Anda kalah dengan cara itu,” pungkasnya.