Asian Games: Indonesia Kirim 432 Atlet dari 35 Cabang Olahraga, 3 Cabor Jalur Mandiri
Selain itu, kontingen Indonesia juga diperkuat oleh 148 pelatih dan ofisial, serta 32 personel tim Chef De Mission (CdM).
Menariknya, dari total 35 cabor yang dikirim, terdapat tiga cabor yang berangkat melalui skema pendanaan mandiri, yakni tinju, anggar, dan tenis meja.
Pendanaan ketiga cabor tersebut bersumber penuh dari federasinya masing-masing dan dukungan mitra swasta.
Kendati demikian, Ketua Umum NOC Indonesia, Raja Sapta Oktohari, menegaskan tidak ada kasta atau perlakuan berbeda bagi atlet APBN maupun atlet jalur mandiri.
"Ketika mereka resmi menjadi bagian dari Tim Indonesia, maka tanggung jawabnya sama, yaitu memberikan penampilan terbaik dan berjuang meraih medali untuk Indonesia. Skema pendanaan boleh berbeda, tetapi target prestasi tetap sama," kata Raja Sapta di Jakarta, Sabtu (1/8/2026).
Pria yang karib disapa Okto itu juga memaparkan bahwa skema keberangkatan mandiri merupakan wujud komitmen dan semangat gotong royong dari induk organisasi cabor untuk tetap bersaing di panggung Asia.
https://www.akurat.co/arena/878438/asian-games-anggaran-dipangkas-erick-thohir-hanya-targetkan-4-emas-di-aichi-nagoya
Ia menjamin seluruh atlet mandiri tetap melewati proses review ketat serta akan mendapatkan fasilitas pendampingan dari tim CdM yang setara.
"NOC Indonesia memastikan seluruh atlet yang tergabung dalam Tim Indonesia memperoleh pelayanan, koordinasi, dan dukungan kontingen yang sama."
"Yang kami nilai bukan dari sumber pembiayaannya, melainkan kesiapan mereka untuk bersaing dan mengharumkan nama bangsa."
Senada dengan Okto, Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora), Erick Thohir, menyampaikan bahwa penetapan 432 atlet dari 35 cabor ini merupakan buah dari proses evaluasi yang objektif dan profesional antara Kemenpora, Komisi Sport NOC Indonesia, dan federasi cabor.
Erick memberikan apresiasi tinggi kepada federasi tinju, anggar, dan tenis meja yang secara mandiri menggalang dana demi memberangkatkan atlet terbaiknya.
"Adanya cabang olahraga yang berangkat dengan skema pendanaan mandiri ini adalah bukti semangat kolaborasi, yang menunjukkan bahwa membangun prestasi olahraga adalah tanggung jawab bersama," ujar Erick.
"Apa pun skema pendanaannya, ketika mengenakan lambang Garuda di dada, seluruh atlet membawa satu nama, yaitu Indonesia. Saya berharap seluruh kontingen dapat memberikan penampilan terbaik dan membawa pulang prestasi yang membanggakan bagi Merah Putih."