Balai Diklat Keagamaan Palembang konsolidasi 97 pengawas madrasah

Rabu, 9 September 2026 13:48 WIB

Image Print

​Kepala Kanwil Kemenag Sumsel Syafitri Irwan. (ANTARA/HO/Kemenag Sumsel)

Palembang (ANTARA) - Balai Diklat Keagamaan (BDK) Palembang, Sumatera Selatan, memfasilitasi konsolidasi strategis yang melibatkan sebanyak 97 pengawas madrasah dari 16 kabupaten dan kota se-Sumatera Selatan guna menyelaraskan persepsi sekaligus merumuskan standar pengawasan mutu pendidikan Islam yang komprehensif.

Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama (Kanwil Kemenag) Sumatera Selatan Syafitri Irwan di Palembang, Rabu, mengapresiasi tinggi sinergi antarlembaga tersebut dan menegaskan krusialnya peran pengawas dalam mengawal serta mendampingi setiap satuan pendidikan di daerah.

“Pengawas madrasah merupakan motor penggerak inovasi, konsultan pembelajaran, sekaligus mentor utama bagi para kepala madrasah dan guru dalam mendongkrak kualitas serta profesionalisme pengelolaan madrasah,” ujarnya.

Dukungan senada diutarakan oleh Anggota Komisi VIII DPR RI Mohd. Iqbal Romzi. Ia menilai bahwa penguatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) para pengawas menjadi kunci krusial dalam mengakselerasi transformasi madrasah menuju lembaga pendidikan yang modern, adaptif, dan unggul.

Ia menambahkan, pengawasan yang terarah dan terukur akan memastikan fungsi madrasah berjalan optimal yakni tidak hanya sebagai wadah menimba ilmu, tetapi juga sebagai ruang pembentukan karakter luhur serta arena pengembangan potensi diri yang ramah bagi seluruh peserta didik.

“Komisi VIII DPR RI terus berkomitmen mengawal kebijakan serta pengalokasian dukungan strategis yang berpihak pada peningkatan kapasitas pengawas maupun pemenuhan sarana pendidikan madrasah di Sumatera Selatan,” tegas Iqbal.

Melalui agenda kerja intensif di BDK Palembang ini, seluruh pengawas diharapkan mampu menghasilkan rumusan program kerja strategis yang dapat diimplementasikan secara merata di seluruh jajaran madrasah wilayah Sumatera Selatan.

Pewarta: M. Imam Pramana
Editor: Dolly Rosana
COPYRIGHT © ANTARA 2026