Balai Karantina NTB membuka layanan konsultasi secara daring
Lombok Barat (ANTARA) - Balai Karantina Nusa Tenggara Barat (NTB) membuka layanan konsultasi daring untuk memudahkan masyarakat serta pelaku usaha dalam mendapatkan informasi dan administrasi tanpa perlu datang ke kantor.
Kepala Karantina NTB Ina Soelistyani mengatakan inovasi pelayanan publik tersebut bernama BURJO yang merupakan akronim dari Buka Ruang Jawab Online.
"Meski masyarakat hanya berada di rumah atau dimanapun bisa langsung menghubungi kami secara online melalui aplikasi BURJO," ujarnya saat diwawancarai usai kegiatan Forum Konsultasi Publik (FKP) Karantina NTB di Lembar, Lombok Barat, Senin.
BURJO adalah layanan konsultasi daring berbasis rapat virtual yang memungkinkan masyarakat dan pelaku usaha atau pengguna jasa karantina untuk berinteraksi langsung dengan petugas karantina tanpa harus datang ke kantor.
Layanan itu bisa diakses melalui tautan karantinaindonesia.go.id/nusa-tenggara-barat yang langsung terhubung ke aplikasi Zoom Meeting.
Tim layanan pelanggan atau costumer service akan memberikan pelayanan terkait konsultasi persyaratan karantina, informasi regulasi terbaru, penjelasan prosedur ekspor, impor, dan domestik, konsultasi jenis media pembawa, informasi tarif layanan, asistensi pengisian dokumen, hingga pendampingan penyelesaian kendala pelayanan.
Keberadaan BURJO juga menjadi salah satu upaya menjaga kualitas pelayanan publik di tengah penerapan pola bekerja dari rumah (Work From Home/WFH) pada hari tertentu, sehingga masyarakat tetap dapat memperoleh akses informasi secara cepat.
"Kami mengapresiasi langkah Karantina NTB yang melibatkan masyarakat dalam penyempurnaan standar pelayanan. Ini menunjukkan komitmen untuk tidak berhenti pada penyusunan dokumen, tetapi memastikan standar pelayanan benar-benar dilaksanakan dengan baik sesuai amanat Undang-Undang Pelayanan Publik," ucap Dwi.
Pewarta : Sugiharto Purnama
Editor:
I Komang Suparta
COPYRIGHT © ANTARA 2026