Bandara Tjilik Riwut: Operasional penerbangan masih aman meski karhutla

Senin, 27 Juli 2026 16:46 WIB

Image Print

ARSIP - Sejumlah penumpang berjalan menuju pesawat udara maskapai Wings Air tujuan Sampit dan Pangkalan Bun saat penerbangan perdana di Bandar Udara Tjilik Riwut, Palangka Raya, Kalimantan Tengah. ANTARA/Auliya Rahman/bar

Palangka Raya (ANTARA) - Bandara Tjilik Riwut Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah (Kalteng), memastikan hingga saat ini operasional penerbangan secara keseluruhan masih berjalan dengan aman meski kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mulai terjadi sehingga menyebabkan asap tipis.

"Penyesuaian operasional dilakukan berdasarkan kondisi cuaca dan mengutamakan aspek keselamatan penerbangan," kata General Manager Kantor Cabang Bandara Tjilik Riwut I Made Darmawan dalam keterangannya di Palangka Raya, Senin.

Hanya saja, dijelaskannya, kabut asap akibat karhutla membuat terjadinya penurunan jarak pandang. Adapun salah satu yang sempat berdampak pada satu penerbangan, adalah Susi Air dengan rute Palangka Raya–Hampapak (PKY–HMS) yang mengalami keterlambatan keberangkatan sekitar 60 menit.

Menyikapi kondisi saat ini, Bandara Tjilik Riwut terus melakukan koordinasi intensif dengan Badan Meteorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG), AirNav Indonesia, maskapai penerbangan, serta seluruh pemangku kepentingan.

"Koordinasi secara intensif terus kami lakukan untuk memantau perkembangan cuaca maupun visibility secara berkala," ujarnya.

Baca juga: Pemprov Kalteng sukseskan PM-AAS wujudkan transformasi sektor pertanian

Seluruh keputusan operasional penerbangan mengacu pada regulasi dan prosedur keselamatan yang berlaku, serta disesuaikan dengan kondisi cuaca terkini.

Adapun Bandara Tjilik Riwut telah memiliki prosedur penanganan kondisi darurat dan personel yang siap siaga. Selain itu, bandara juga melakukan patroli area, pemantauan kondisi lingkungan sekitar, serta berkoordinasi dengan instansi terkait dalam mengantisipasi dampak karhutla terhadap keselamatan operasional penerbangan.

Saat ini Bandara Tjilik Riwut melayani rata-rata sekitar 20–30 pergerakan pesawat arrival dan departure per hari, menyesuaikan jadwal operasional maskapai.

Rata-rata pergerakan penumpang di Bandara Tjilik Riwut mencapai sekitar 2.500–3.000 penumpang per hari, baik penumpang datang maupun berangkat.

Sementara itu rute penerbangan yang tersedia di antaranya Jakarta, Surabaya, Semarang, Banjarmasin, Sampit, Muara Teweh, serta Hampapak.

Baca juga: Tinjau lapangan, Gubernur Kalteng pastikan penanganan karhutla cepat dan responsif

Baca juga: Berikut sektor ekonomi pengguna kredit terbesar di Kalteng

Baca juga: Disdik Palangka Raya sesuaikan pembelajaran antisipasi dampak kabut asap

Pewarta : Muhammad Arif Hidayat
Uploader: Admin 3
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.