Belum Pernah Finis di Mandalika, Marc Marquez Bercanda 'Ngarep' Hujan
Jakarta -
Marc Marquez belum pernah mencatatkan finis di MotoGP Indonesia yang digelar di Sirkuit Mandalika, Lombok, Nusa Tenggara Barat. Marquez bercanda, malah berharap hujan mengguyur Sirkuit Mandalika di balapan Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 akhir pekan nanti.
Sejak MotoGP Indonesia digelar di Mandalika pada 2022, ia belum pernah finis dalam balapan utama. Pada 2022, Marc bahkan tidak tampil dalam race. Ia mengalami highside dalam sesi warm-up di Mandalika yang membuat masalah penglihatan gandanya kambuh. Marc kemudian dinyatakan tidak fit untuk mengikuti balapan.
Semusim berselang, nasib Marc kembali kurang beruntung. Pada MotoGP Mandalika 2023, ia mengalami crash di Sprint Race dan kembali terjatuh dalam balapan utama.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Peluang terbaik Marc datang pada 2024. Dalam Sprint Race, ia finis ketiga setelah sebelumnya start dari posisi ke-12. Hasil tersebut menjadi podium Sprint pertamanya di Mandalika. Namun, hasil positif itu tidak berlanjut ke balapan utama. Marc harus mengakhiri race pada lap ke-12 setelah motor Gresini yang ditungganginya mengalami masalah teknis dan terbakar. MotoGP mencatat Marc belum pernah meraih podium maupun kemenangan dalam balapan Grand Prix di Mandalika.
Pada MotoGP Mandalika 2025, Marc setidaknya mampu finis di Sprint. Ia finis keenam setelah sebelumnya mendapat Long Lap Penalty akibat kontak dengan Alex Rins pada lap pembuka. Marc sempat turun jauh, tetapi mampu kembali ke barisan depan dan akhirnya tercatat finis keenam setelah penalti Luca Marini.
Namun, balapan utama kembali berakhir buruk. Marc terlibat insiden dengan Marco Bezzecchi di Tikungan 7 pada lap pertama. Keduanya terjatuh dan Marc mengalami cedera pada bahu kanannya.
Marquez mengaku menantikan kemenangan, atau paling tidak, bisa finis di Pertamina Grand Prix of Indonesia 2026 akhir pekan ini. Apalagi, dia memiliki modal yang cukup baik setelah menyapu bersih balapan Sprint dan Race MotoGP Jepang sepekan sebelumnya.
"Saya menantikannya (bisa finis di Mandalika), karena Indonesia adalah salah satu negara yang saya suka. Dua tahun lalu saya menghabiskan liburan di Bali. Tapi Mandalika dan Marc Marquez hubungannya tidak begitu baik saat ini. Kami tidak pernah finis balapan hari Minggu. Jadi, benar tahun ini kami akan berusaha mengubahnya. Doakan saya," kata Marquez saat ditemui di Hotel Fairmont Jakarta, Selasa (6/10/2026).
"Kami berharap akan melakukan akhir pekan yang hebat. Kami datang dari akhir pekan yang sangat baik di Jepang, menang di kedua balapan (Sprint dan Race). Benar, akan lebih sulit menang di kedua balapan. Namun, kami akan berusaha berada di podium," ungkap Marquez.
Marquez menyayangkan cedera yang dialaminya sehingga dia belum bisa finis di balapan hari Minggu di Mandalika. Meski begitu, kekasih Gemma Pinto itu berharap bisa memberikan yang terbaik di MotoGP Indonesia akhir pekan ini. Sambil bercanda, Marquez malah berharap akan ada hujan di Mandalika.
"Ini adalah sirkuit di mana saya kesulitan di masa lalu. Tapi saya berharap, saya berkeinginan, dan saya memiliki mentalitas yang positif bahwa tahun ini akan berbeda. Saya harap begitu. Nanti kita lihat, kita lihat apakah ada badai atau sesuatu yang membantu saya. Hujan akan membantu," canda Marquez.
Saat ditanya lebih pilih balapan di aspal kering atau basah, Marquez bilang lebih memilih balapan di trek kering. Tapi, ia bercanda kalau di Mandalika ia berharap balapan di trek basah.
"Balapan kering, tapi di Mandalika (saya pilih balapan) basah, hahaha, bercanda. Karena saat balapan kering saya nggak pernah finis, jadi kita lihat kalau balapan basah," pungkasnya.
(rgr/din)