Bersama mahasiswa UMS, BPJS Kesehatan Surakarta perkuat literasi program JKN
Bersama mahasiswa UMS, BPJS Kesehatan Surakarta perkuat literasi program JKN
Selasa, 15 September 2026 17:52 WIB
BPJS Kesehatan Cabang Surakarta mengadakan kegiatan BPJS Kesehatan Goes To Campus kepada mahasiswa baru Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Muhammadiyah Surakarta, Jawa Tengah, Senin (14/9/2026). ANTARA/HO-BPJS Kesehatan
Solo (ANTARA) - Dalam rangka memperkuat literasi Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), BPJS Kesehatan Cabang Surakarta mengadakan kegiatan BPJS Kesehatan Goes To Campus kepada mahasiswa baru Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Muhammadiyah Surakarta, Senin.
“Kami mengingatkan seluruh mahasiswa baru di FIK UMS, agar mengecek status kepesertaan jaminankesehatannya. Status kepesertaan aktif menjadi syaratmutlak untuk mendapatkan pelayanan kesehatan tanpakendala,” kata Kepala BPJS Kesehatan Cabang Surakarta Niken Sawitri dalam paparannya.
Selain memastikan kepesertaan JKN aktif, BPJS Kesehatan Cabang Surakarta menghimbau agar mahasiswamemahami alur pelayanan kesehatan, dan mengenali kanal-kanal administrasi Program JKN.
“Melalui Aplikasi Mobile JKN, mahasiswa dipermudahuntuk melakukan penggantian Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), mengingat mahasiswa baru di UMS berasaldari berbagai daerah di Indonesia.
Perubahan FKTP pada Program JKN, dapat diubah apabila sudah tiga bulanterdaftar di FKTP sebelumnya. Sedangkan, untuk perubahankelas, dapat diubah apabila sudah terdaftar satu tahun di kelas sebelumnya,” tambahnya.
Tak hanya itu, Aplikasi Mobile JKN telah memfasilitasi fitur antrean online, sehingga dapat digunakan untuk mengambil nomor antrean berobat secara online dari mana saja, dengan mudah dan cepat.
“Kanal administrasi lain yang telah dikembangkan oleh BPJS Kesehatan, adalah Pelayanan Administrasi melalui WhatsApp (PANDAWA) dengan nomor 08118165165. Peserta dapat mengakses setiap hari selama 24 jam. Kanal-kanal non tatap muka ini, harapannya dapat dimanfaatkan secara maksimal oleh mahasiswa,” ujarnya.
Ditemui dalam kesempatan yang sama, Dekan FIK UMS Umi Budi Rahayu mengatakan BPJS Kesehatan dinilai memiliki peran dalam memberikan perlindungankesehatan, sekaligus mengurangi risiko beban finansial akibat biaya pengobatan.
Mahasiswa yang memiliki mobilitas tinggi, menjalani aktivitas perkuliahan dan praktikum, serta memiliki pola hidup yang kurang sehat,tetap memiliki risiko mengalami gangguan kesehatan.
“Dengan adanya Program JKN, mahasiswa diharapkan dapat memperoleh akses layanan kesehatan sesuai dengan indikasi medis, tanpa harus menanggung seluruh biaya pengobatan secara mandiri. Pengenalan layanan tersebut, menjadi bagian dari upaya membekali mahasiswa baru agar lebih memahami hak dan akses mereka terhadap layanan kesehatan selama menjalani kehidupan perkuliahan di Surakarta,” tambahnya.
Kanal administrasi non tatap muka lainnya, di antaranya BPJS Kesehatan Care Center165 dan Virtual Office Layanan Peserta (VIOLA). BPJS Kesehatan Care Center merupakan layanan telepon interaktif yang dapat dihubungi setiap hari selama 24 jam melalui nomor 165.
Sedangkan, VIOLA merupakan kanal layanan melalui media video conference atau perangkat online untuk memfasilitasi peserta yang terkendala akses/jarak/jaringan komunikasi data, dalam mendapatkan layanan informasi, permintaan, dan pengaduan terkait Program JKN.
Pewarta: Aris Wasita
Editor:
Teguh Imam Wibowo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.