Bukan sekadar perebutan podium, Kejurnas kali ini menjadi panggung krusial untuk menjaring talenta-talenta terbaik yang diproyeksikan bakal memperkuat skuad Merah Putih di kancah Asia hingga dunia.

Ketua Umum PP ICF, Listyo Sigit Prabowo, menegaskan bahwa Kejurnas MTB merupakan agenda yang sangat strategis dalam peta jalan pembinaan prestasi sepeda nasional.

"Kejurnas Mountain Bike merupakan agenda strategis pembinaan prestasi nasional. Ajang ini tidak hanya memperebutkan gelar Juara Nasional, tetapi juga menjadi sarana evaluasi pembinaan atlet, pencarian talenta terbaik, serta bagian dari persiapan Indonesia menuju berbagai kejuaraan internasional," kata Listyo.

https://www.akurat.co/arena/824377/sea-games-mtb-dan-road-cycling-bersinar-balap-sepeda-indonesia-tembus-3-emas

Pernyataan tersebut disampaikan melalui sambutan tertulis yang dibacakan oleh Sekretaris Jenderal PP ICF, Jadi Rajagukguk, saat membuka kompetisi di Kabupaten Bogor, Kamis (16/7/2026).

Tantangan Sentul dan Gunung Pancar di Kejurnas MTB 2026

Gelaran Kejurnas MTB 2026 ini dijadwalkan berlangsung selama empat hari, mulai 16 hingga 19 Juli 2026. Para rider terbaik tanah air akan diuji di dua lintasan menantang dengan karakteristik yang berbeda.

Untuk nomor cross country (XC), balapan bakal tersaji di kawasan Sentul City. Sementara itu, bagi para penggila adrenalin di nomor ekstrem downhill (DH), mereka akan adu cepat menaklukkan trek terjal di Taman Wisata Alam Gunung Pancar.

Listyo pun berpesan agar seluruh atlet yang berlaga mampu mengeluarkan performa maksimal mereka di lintasan, namun dengan tetap memegang teguh nilai-nilai olahraga.

"Tahun ini, 180 atlet dari 16 provinsi akan berkompetisi untuk menunjukkan kemampuan terbaiknya. Jadikan kemenangan sebagai prestasi, dan kekalahan sebagai motivasi untuk terus berkembang," jelasnya.

Selain menjadi kiblat perburuan gelar juara nasional, ajang ini juga difungsikan sebagai rapor bagi Pengurus Provinsi (Pengprov) ICF di seluruh Indonesia.

Melalui hasil kompetisi ini, PP ICF dapat mengevaluasi efektivitas program pembinaan daerah sekaligus memantau grafik perkembangan atlet yang masuk radar internasional.

Demi kelancaran acara, Listyo meminta seluruh panitia, perangkat pertandingan, dan stakeholder terkait untuk tetap menjaga profesionalisme kerja agar balapan berjalan aman dan tertib.

Lebih dari sekadar urusan podium, Listyo optimistis kehadiran Kejurnas MTB 2026 ini membawa angin segar bagi perekonomian lokal.

Event ini diharapkan mampu mendongkrak sektor pariwisata Kabupaten Bogor melalui konsep pengembangan olahraga dan wisata olahraga (sport tourism).