BKKBN Sumut: Pemutakhiran data keluarga jadi fondasi pembangunan - ANTARA News Sumatera Utara
Medan (ANTARA) - Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga)/BKKBN Perwakilan Provinsi Sumatera Utara menegaskan pentingnya pemutakhiran data keluarga melalui Sistem Informasi Keluarga (SIGA) di Kabupaten Simalungun sebagai fondasi dalam menyusun kebijakan dan program pembangunan yang tepat sasaran.
"Ketersediaan data keluarga yang akurat dan mutakhir menjadi dasar dalam penyusunan kebijakan dan program pembangunan khususnya pembangunan keluarga, kependudukan dan keluarga berencana," ujar Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Sumatera Utara Mahyuzar dalam keterangan yang diterima di Medan, Jumat.
Ia mengatakan pemutakhiran data keluarga merupakan bagian penting untuk memastikan pemerintah memiliki gambaran yang sesuai dengan kondisi masyarakat di lapangan.
"Di dalam setiap data terdapat kondisi, kebutuhan, dan persoalan keluarga yang harus kita pahami. Karena itu, data yang kita miliki harus benar-benar akurat, mutakhir, dan sesuai dengan kondisi sebenarnya," ujarnya.
Mahyuzar mengatakan kualitas data sangat menentukan ketepatan perencanaan dan pelaksanaan program pembangunan, khususnya yang berkaitan dengan pembangunan keluarga, kependudukan, dan keluarga berencana.
"Untuk itu, proses pembaruan data harus dilakukan dengan teliti, objektif, lengkap, dan sesuai dengan kondisi riil keluarga," katanya.
Ia juga menekankan pentingnya kolaborasi lintas sektor dalam pelaksanaan pembaruan data keluarga, karena keterlibatan pemerintah daerah hingga kader dinilai menjadi bagian penting untuk memastikan proses pendataan berjalan optimal.
"Pemutakhiran data keluarga itu tidak dapat dilakukan sendiri. Dibutuhkan kolaborasi dari pemerintah daerah, kecamatan, desa, tenaga kesehatan, kader, dan seluruh pihak terkait," ujarnya.
Mahyuzar berharap pemutakhiran data keluarga pada SIGA Tahun 2026 di Kabupaten Simalungun dapat memperkuat ketersediaan data keluarga yang akurat, mutakhir, dan sesuai dengan kondisi sebenarnya.
"Data tersebut menjadi salah satu fondasi penting dalam mendukung pembangunan berbasis bukti serta memastikan program pemerintah dapat menjawab kebutuhan masyarakat secara lebih tepat sasaran," katanya.
Kegiatan peluncuran pemutakhiran data keluarga pada SIGA di Kabupaten Simalungun, Kamis (20/8), dihadiri antara lain Asisten I Pemerintah Kabupaten Simalungun, Kapolsek Tanah Jawa, Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Kabupaten Simalungun, serta perwakilan Badan Pusat Statistik (BPS).
Pewarta: M. Sahbainy Nasution
Editor : Akung
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.