BNPB: Bakar sampah sembarangan, 5 hektare lahan di Kebumen terbakar
Diduga terdapat warga yang sedang membakar sampah. Hembusan angin yang lumayan kencang serta cuaca kering membuat kobaran api cepat membesar dan meluas hingga menghanguskan lima hektare lahan
Jakarta (ANTARA) - Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mengungkapkan aktivitas pembakaran sampah sembarangan oleh warga diduga menjadi pemicu meluasnya kebakaran lahan di Desa Kemangguan, Kecamatan Alian, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton SP Panjaitan dalam keterangannya di Jakarta, Senin, menyampaikan insiden yang terjadi pada Minggu (20/9) tersebut diperparah oleh hembusan angin kencang di tengah puncak musim kemarau ini.
"Diduga terdapat warga yang sedang membakar sampah. Hembusan angin yang lumayan kencang serta cuaca kering membuat kobaran api cepat membesar dan meluas hingga menghanguskan lima hektare lahan," katanya.
Berton memaparkan Tim Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kebumen yang menerima laporan warga langsung diterjunkan ke lokasi untuk melakukan asesmen cepat dan penanganan pemadaman bersama personel Damkar Mako serta warga sekitar.
Baca juga: Seskab: 64 pesawat dan 54.394 personel dikerahkan tangani karhutla
Berkat respons cepat tim gabungan di lapangan, lanjutnya, kobaran api berhasil dipadamkan sepenuhnya pada hari yang sama sebelum merembet ke area pemukiman penduduk.
Atas kejadian tersebut, kata dia, BNPB memperingatkan masyarakat agar menghentikan kebiasaan membakar sampah maupun membuang puntung rokok secara sembarangan, terutama saat kondisi kemarau dan angin kencang yang sangat rawan memicu pembakaran terbuka.
BNPB juga meminta jajaran pemerintah daerah untuk menggiatkan sosialisasi pencegahan karhutla, memperketat patroli terpadu, serta menyiagakan sarana prasarana pemadaman guna mengantisipasi potensi insiden serupa di wilayah lain.
"Apabila masyarakat melihat adanya titik api atau kepulan asap segera laporkan kepada aparat setempat, agar dapat segera dilakukan penanganan cepat," kata Berton.
Baca juga: BKSDA: Sebanyak 12 bekantan mati terbakar karhutla di Kalsel
Baca juga: Karhutla hanguskan puluhan hektare lahan dan dua rumah warga di Poso
Pewarta: M. Riezko Bima Elko Prasetyo
Editor: Risbiani Fardaniah
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.