Botteng Utara Terdampak Kekeringan, 12.000 Liter Air Bersih Disalurkan
Bagikan:
JAKARTA - Warga Desa Botteng Utara di Kabupaten Mamuju, Provinsi Sulawesi Barat, yang terdampak kekeringan mendapat bantuan 12.000 liter air bersih dari Kementerian Pekerjaan Umum (PU).
Bantuan tersebut disalurkan melalui Tanggap Darurat Balai Penataan Bangunan, Prasarana dan Kawasan (BPBPK) Sulawesi Barat Direktorat Jenderal Cipta Karya, sebagai respons terhadap keterbatasan akses air bersih yang dialami masyarakat.
Dalam penyalurannya, BPBPK Sulawesi Barat mengerahkan tiga unit Mobil Tangki Air (MTA) dan dua unit Hidran Umum (HU).
Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat tetap terpenuhi selama dilanda kekeringan.
Menteri PU Dody Hanggodo mengatakan, ketersediaan air berkualitas memiliki peran penting bagi kehidupan masyarakat sekaligus pembangunan ekonomi, sosial dan lingkungan.
Dody menilai, persoalan akses air semakin penting bagi wilayah yang menghadapi keterbatasan sumber daya air dan dampak perubahan iklim.
"Di tengah dunia yang terus berubah dan penuh ketidakpastian, air menjadi fondasi sangat penting bagi pembangunan berkelanjutan," ucap Dody dikutip dari keterangan tertulis, Jumat, 14 Agustus.
Kepala BPBPK Sulawesi Barat Wahyu Tri Nugroho menyebut, penanganan kondisi darurat membutuhkan respons cepat dan terkoordinasi agar kebutuhan masyarakat terdampak dapat segera terpenuhi.
"Kami berupaya memberikan respons secepat mungkin terhadap kebutuhan masyarakat yang terdampak kekeringan, khususnya dalam pemenuhan kebutuhan air bersih," katanya.
Dia bilang, bantuan air bersih tersebut merupakan bagian dari komitmen BPBPK Sulawesi Barat untuk memberikan dukungan kepada masyarakat yang menghadapi kondisi darurat.
Selain memenuhi kebutuhan air dalam jangka pendek, distribusi bantuan juga diharapkan menjadi bagian dari penanganan dampak kekeringan secara terpadu.
BACA JUGA:
Menurut Wahyu, upaya tersebut dilakukan melalui koordinasi dengan pemerintah daerah dan pihak terkait.
Kementerian PU menilai, ketersediaan air menjadi semakin penting di tengah ancaman keterbatasan sumber daya air dan perubahan iklim.
Dody sebelumnya menyampaikan, wilayah yang menghadapi keterbatasan air perlu mendapatkan dukungan agar masyarakat tetap memiliki akses terhadap layanan air berkualitas.
Kementerian PU pun berkomitmen merespons kebutuhan air bersih masyarakat selama kondisi kekeringan berlangsung di Desa Botteng Utara.
Add VOI as a Preferred Source
Follow VOI news updates across Google.
+