BPBD Belitung luncurkan nomor pengaduan cepat - ANTARA News Bangka Belitung
Tanjungpandan (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Belitung meluncurkan nomor layanan pengaduan cepat (hotline) sebagai upaya mempercepat respons dan mempermudah akses pelayanan kedaruratan bagi seluruh masyarakat di daerah itu.
Kepala Pelaksana BPBD Belitung Zainal Harison di Tanjungpandan, Jumat, mengatakan bahwa masyarakat dapat menghubungi layanan tersebut melalui WhatsApp di nomor 0877-7192-2112.
Nomor ini, kata dia, berfungsi sebagai kanal pengaduan utama untuk mengantisipasi serta menangani berbagai kejadian bencana alam, musibah kebakaran, hingga permintaan evakuasi satwa liar seperti ular.
"Masyarakat juga bisa membagikan titik lokasi kejadian secara langsung untuk mempermudah petugas kami mencapai lokasi bencana dengan cepat dan tepat," katanya.
Menurut dia, kehadiran nomor layanan cepat pengaduan tersebut merupakan wujud nyata komitmen BPBD Belitung untuk selalu hadir memberikan pelayanan terbaik dan perlindungan bagi seluruh warga Belitung.
Ia mengimbau masyarakat untuk memanfaatkan layanan penanganan darurat ini dengan bijak dan bertanggungjawab.
"Kami sangat meminta agar nomor ini tidak disalahgunakan untuk menyebarkan informasi palsu atau sekadar keisengan karena dapat mengganggu operasional penanganan kondisi darurat yang sebenarnya," ujar Zainal.
Di samping peluncuran nomor layanan pengaduan cepat tersebut, Zainal juga mengimbau masyarakat untuk bersama-sama mencegah potensi kebakaran hutan dan lahan di daerah itu.
Ia meminta masyarakat tidak tidak membakar sampah tanpa pengawasan, tidak membuang sampah sembarangan, serta tidak membuka lahan perkebunan dengan cara dibakar.
"Jika masyarakat menemukan atau melihat adanya titik kebakaran, kami minta untuk segera melapor melalui nomor hotline tersebut agar dapat segera kami tangani sehingga api tidak meluas," ujarnya.
Pewarta: Kasmono/Apriliansyah
Uploader : Bima Agustian
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.