BPBD: Belum ada kerusakan di Aceh Barat akibat gempa Simalungun
Meulaboh (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Aceh Barat menyebutkan dampak gempa bumi berkekuatan magnitudo 6,3 yang mengguncang kawasan Simalungun, Sumatera Utara, pada Sabtu (15/8) sore belum ditemukan adanya kerusakan bangunan di daerahnya.
“Meski memicu kepanikan warga akibat gempa bumi, sejauh ini belum kita temukan kerusakan terhadap bangunan milik masyarakat,” kata Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPBD Kabupaten Aceh Barat, Teuku Ronal kepada wartawan, Sabtu malam.
Ia menjelaskan, guncangan gempa bumi yang terjadi di Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara ini dirasakan oleh sebagian besar masyarakat Kota Meulaboh dan sekitarnya dengan skala intensitas V MMI.
Pada tingkat intensitas ini, getaran dirasakan oleh hampir seluruh penduduk dan berpotensi membangunkan warga yang sedang tidur.
"Berdasarkan laporan monitoring di lapangan hingga Sabtu malam, sampai saat ini belum ada laporan adanya kerusakan bangunan maupun korban jiwa di Kabupaten Aceh Barat," ujarnya.
Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), pusat gempa terletak pada koordinat 2.97 LU dan 98.95 BT, tepatnya berlokasi di darat pada jarak 11 km arah Timur Simalungun, Sumatera Utara, dengan kedalaman hiposenter 163 km.
Teuku Ronal juga mengimbau masyarakat Kabupaten Aceh Barat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu-isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya.
BPBD Aceh Barat terus menyiagakan personel untuk memantau situasi pascagempa di seluruh kecamatan.
Baca juga: BMKG: Gempa M6,4 di Simalungun tidak berpotensi tsunami
Baca juga: Gempa bumi di Sumatera Utara terasa hingga Pantai Barat Malaysia
Pewarta: Teuku Dedi Iskandar
Editor: Junaydi Suswanto
Copyright © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.