Ngawi (ANTARA) - Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ngawi, Jawa Timur menyalurkan bantuan air bersih bagi sebanyak 1.884 warga terdampak kekeringan atau kesulitan air bersih yang tersebar di 15 desa di tujuh kecamatan wilayah setempat.

"Sejak tanggal 2 Agustus hingga saat ini sudah sebanyak 110 kali penyaluran air bersih yang dilakukan dengan kapasitas mencapai 5.000 hingga 6.000 liter untuk sekali droping ke lokasi tujuan," ujar Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Ngawi Yudha Herlambang di Ngawi, Senin.

Sesuai pendataan, terdapat 15 desa di tujuh kecamatan yang terdampak kekeringan pada musim kemarau tahun 2026. Wilayah tersebut adalah di Kecamatan Ngawi, Pitu, Karanganyar, Kasreman, Bringin, Karangjati, dan Kedunggalar.

Secara keseluruhan ada sebanyak 715 kepala keluarga (KK) yang terdampak kekeringan atau sulit air bersih dengan jumlah total sebanyak 1.884 jiwa.

Yudha Herlambang menjelaskan penyaluran air bersih dilakukan sebanyak 3 hingga 4 kali setiap hari tergantung permintaan warga di desa yang terdampak.

"Untuk pendistribusian atau droping air bersih, BPBD bekerja sama dengan sejumlah lembaga lain, di antaranya Palang Merah Indonesia, BBWS Bengawan Solo, hingga komunitas lain," katanya.

Selain armada berkapasitas 5.000 hingga 6.000 liter, dalam penyaluran bantuan air bersih tersebut, BPBD Ngawi juga menyediakan sarana tandon air berupa kolam terpal di masing-masing desa terdampak dengan kapasitas hingga 1.200 liter.

Pihaknya menambahkan penggunaan tandon dan distribusi air menjadi solusi sementara untuk memenuhi kebutuhan air warga selama musim kemarau berlangsung.

Data BMKG menyebutkan puncak musim kemarau tahun 2026 berlangsung pada bulan Agustus-September, sedangkan perkiraan musim pancaroba peralihan kemarau ke hujan akan berlangsung pada November mendatang.

Pewarta: Louis Rika Stevani
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.