BPJPH sebut industri halal pacu ekonomi dan pemberdayaan inklusif - ANTARA News Megapolitan
Jakarta (ANTARA) - Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) menilai industri halal telah berkembang menjadi salah satu sektor strategis yang mampu mendorong pertumbuhan ekonomi, memperluas perdagangan, memacu inovasi, serta memberdayakan masyarakat secara inklusif.
"Industri halal telah menjadi sektor penting dengan potensi signifikan untuk berkontribusi pada pertumbuhan ekonomi, perluasan perdagangan, inovasi, dan pemberdayaan masyarakat lintas agama," ujar Kepala BPJPH Ahmad Haikal Hasan, dalam keterangannya di Jakarta, Selasa.
Oleh karena itu, ia menilai penguatan ekosistem halal perlu dilakukan melalui kerja sama antarnegara kawasan agar mampu menciptakan manfaat ekonomi yang lebih luas, salah satunya melalui Forum Regional Indonesia-Malaysia-Thailand Growth Triangle (IMT-GT) yang diadakan beberapa waktu lalu.
Forum yang dihadiri delegasi dari tiga negara ini menjadi wadah strategis untuk memperkuat kolaborasi pengembangan ekosistem dan industri halal di kawasan melalui sinergi antarpemerintah, dunia usaha, akademisi, dan para pemangku kepentingan.
Ia meyakini kolaborasi yang semakin erat antara Indonesia, Malaysia, dan Thailand akan membuka peluang besar bagi pertumbuhan industri halal kawasan, mulai dari peningkatan perdagangan, investasi, pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), hingga inovasi produk dan layanan halal yang berdaya saing global.
"Kami percaya bahwa kolaborasi yang lebih kuat antara Indonesia, Malaysia, dan Thailand akan menciptakan peluang besar bagi ekosistem halal kita dan berkontribusi pada pertumbuhan industri halal yang inklusif dan berkelanjutan," kata Haikal.
Pewarta: Arnidhya Nur Zhafira
Uploader : Naryo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.