Jakarta (ANTARA) - Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat tingkat penghunian kamar atau TPK hotel dengan klasifikasi bintang mencapai 54,28 persen pada Juni 2026 atau mengalami peningkatan sebesar 3,52 persen dibandingkan Mei 2026 yang mencapai angka 49,98 persen.

“Kenaikan TPK ini didorong oleh meningkatnya mobilitas wisatawan domestik selama liburan sekolah, hari libur nasional dan juga cuti bersama serta juga kepulangan jemaah haji yang meningkatkan okupansi hotel di seluruh provinsi embarkasi dan debarkasi haji,” kata Deputi Bidang Statistik Distribusi dan Jasa BPS Ateng Hartono dalam keterangan pers yang diikuti secara daring di Jakarta, Senin.

TPK hotel klasifikasi bintang adalah Tingkat Penghunian Kamar (TPK) pada hotel berbintang, yaitu persentase kamar hotel berbintang yang terisi dibandingkan dengan seluruh kamar yang tersedia dalam periode tertentu.

Ateng mengatakan TPK hotel dengan klasifikasi bintang secara tahunan tercatat meningkat sebesar 4,30 persen dari tahun lalu, dengan TPK hotel klasifikasi bintang tertinggi berada di Provinsi Bali dengan 64,87 persen, diikuti Gorontalo 60,68 persen dan daerah istimewa Yogyakarta 60,36 persen.

Sementara terdapat juga tiga provinsi TPK hotel klasifikasi bintang terendah yakni Aceh dengan 29,83 persen, Maluku 27,82 persen dan Papua Pegunungan 20,55 persen.

“Sebanyak 36 provinsi mengalami peningkatan TPK hotel bintang pada Juni 2026 dibandingkan Mei 2026, sedangkan hanya 4 provinsi yaitu Maluku, Papua Barat Daya, Papua dan Papua Tengah yang mengalami penurunan TPK hotel bintang pada bulan Juni 2026 dibandingkan Mei 2026,” kata Ateng.

Ateng mengatakan angka TPK hotel bintang secara umum dipengaruhi oleh dinamika atau aktivitas dari berbagai kegiatan, seperti penyelenggaraan acara kegiatan meeting, conference dan juga kegiatan-kegiatan lainnya dengan level skala nasional maupun internasional.

Menurut BPS, tingkat hunian hotel dan okupansi pada Juni menunjukkan sektor perhotelan masih memperoleh dorongan dari kombinasi aktivitas pariwisata, perjalanan dinas, serta penyelenggaraan berbagai kegiatan yang melibatkan banyak peserta.

Baca juga: PHRI proyeksikan okupansi hotel naik 25 persen saat libur sekolah

Baca juga: Okupansi hotel mewah di Indonesia dinilai kembali seperti pra pandemi

Pewarta: Fitra Ashari
Editor: Faisal Yunianto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.