Bukan sekadar ziarah, ini yang dipetik mahasiswa UMS dari jejak Prof. R. Soeharso

Sabtu, 5 September 2026 15:44 WIB

Image Print

Peserta mengikuti kegiatan ziarah. ANTARA/HO-UMS

Solo (ANTARA) - Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Teknik Informatika (HMP PTI) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) turut mengikuti upacara dan ziarah di makam Prof. Dr. R. Soeharso.

Kegiatan tersebut menjadi momentum bagi mahasiswa untuk memperkuat nilai pengabdian, inovasi, dan kepedulian dalam menjalankan program pemberdayaan masyarakat.

Keikutsertaan tim PPK Ormawa HMP PTI UMS mencerminkan komitmen mahasiswa untuk tidak hanya hadir sebagai pelaksana program di tengah masyarakat, tetapi juga belajar dari nilai perjuangan tokoh bangsa. Semangat tersebut menjadi pijakan dalam mengembangkan program pemberdayaan masyarakat di Desa Seboto, Boyolali, Jawa Tengah.

“Bagi kami, nilai pengabdian yang diwariskan Prof. Dr. R. Soeharso memiliki relevansi dengan program yang tengah dijalankan. Kami terus mendorong pengembangan inovasi yang diharapkan mampu memberikan manfaat dan dampak berkelanjutan bagi masyarakat Desa Seboto,” ungkap PIC Kegiatan Muhammad Ivan Budi Setiawan, Sabtu.

Berbagai inovasi yang mereka kembangkan meliputi Seboto Smart Farming, pembangunan greenhouse, serta penerapan teknologi Internet of Things (IoT) pada sektor pertanian.

“Program itu menjadi wujud kontribusi mahasiswa UMS dalam memanfaatkan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk menjawab kebutuhan masyarakat,” tambahnya.

Kegiatan upacara dan ziarah sekaligus memperkuat hubungan tim PPK Ormawa HMP PTI UMS dengan masyarakat Desa Seboto. Menurut Ivan, kolaborasi tersebut menjadi bagian penting dalam upaya menghadirkan program pemberdayaan yang tumbuh bersama masyarakat dan berorientasi pada keberlanjutan.

Selama kegiatan berlangsung, Ivan memaparkan bahwa tim PPK Ormawa HMP PTI UMS mengikuti seluruh rangkaian upacara dan prosesi ziarah bersama masyarakat Desa Seboto. Kegiatan itu menjadi ruang refleksi untuk mengenang nilai-nilai perjuangan yang diwariskan Prof. Dr. R. Soeharso.

“Prof. Dr. R. Soeharso dikenal melalui dedikasi dan jasa-jasanya bagi bangsa, khususnya dalam mendorong perkembangan layanan kesehatan bagi penyandang disabilitas di Indonesia,” kata PIC Kegiatan.

Semangat pengabdian tanpa batas, lanjut Ivan, ketekunan dalam berinovasi, dan nilai kemanusiaan yang diwariskannya juga menjadi inspirasi bagi generasi muda.

“Bagi para peserta, kegiatan tersebut bukan sekadar rangkaian seremonial. Momentum ziarah menjadi pengingat bahwa perubahan dapat dimulai dari kepedulian, dedikasi, serta keberanian untuk menghadirkan solusi terhadap persoalan yang dihadapi masyarakat,” tegasnya.

Mahasiswa UMS itu juga menyebut bahwa semangat perjuangan itu selaras dengan arah gerak PPK Ormawa HMP PTI UMS 2026 yang menjadikan pengabdian, inovasi, dan kemanusiaan sebagai landasan dalam setiap pelaksanaan program. Melalui keterlibatan langsung di Desa Seboto, mahasiswa diharapkan mampu mengembangkan potensi sekaligus menghadirkan karya yang memberikan dampak nyata.

Upacara dan ziarah di makam Prof. Dr. R. Soeharso telah sukses terlaksana di Desa Seboto, Kecamatan Ampel, Gladagsari, Kabupaten Boyolali, pada Minggu, 16 Agustus 2026, atau satu hari menjelang peringatan Hari Ulang Tahun ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Pewarta: Aris Wasita
Editor: Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.