Bulog Fakfak distribusikan 188,10 ton beras untuk penerima di Kaimana - ANTARA News Papua Tengah
Manokwari (ANTARA) - Perum Bulog Cabang Fakfak, Papua Barat, mulai mendistribusikan bantuan pangan pemerintah periode Juli, Agustus dan September 2026 berupa beras sebanyak 188,10 ton kepada 627 penerima di Kabupaten Kaimana.
Kepala Perum Bulog Fakfak Ibrahim Wairoy dihubungi dari Manokwari, Kamis, mengatakan proses penyaluran beras bantuan pangan dari Fakfak ke wilayah Kabupaten Kaimana menggunakan transportasi laut.
"Kemarin berasnya diangkut dari gudang Bulog ke kapal, dan hari ini berlayar menuju Kaimana," kata Ibrahim.
Dia menyebut pendistribusian beras bantuan pangan dilakukan oleh pihak transporter, namun Bulog tetap melakukan pengawalan hingga ke titik lokasi yang telah disepakati bersama pemerintah daerah dan pemerintah distrik.
Pengawalan bertujuan untuk memastikan kualitas dan kuantitas beras yang disalurkan tidak berkurang ataupun rusak, namun apabila hal itu terjadi maka transporter bertanggung jawab melakukan penggantian.
"Setiap penerima mendapat 30 kilogram beras untuk alokasi tiga bulan yang disalurkan sekaligus melalui kantor distrik, kelurahan, maupun balai kampung," ucap Ibrahim.
Bantuan pangan tersebut, kata dia, disalurkan untuk 3.373 penerima di Distrik Kaimana sebanyak 101,19 ton beras atau sekitar 53,8 persen dari total alokasi Juli-September, dan Teluk Arguni Atas 23,22 ton (774 penerima).
Kemudian, Buruwai 20,82 ton (694 penerima), Distrik Teluk Arguni Bawah 14,91 ton (497 penerima), Teluk Etna 9,84 ton (328 ton), Kambrau 9,18 ton (306 penerima), dan Distrik Yamor 8,94 ton (298 penerima).
"Nanti kami sasar distrik-distrik pesisir lebih dahulu, setelah itu baru ke distrik yang dekat dengan ibu kota kabupaten," ujarnya.
Menurut dia, program bantuan pangan bertujuan mengurangi beban pengeluaran masyarakat berpenghasilan rendah dalam memenuhi kebutuhan pokok, mengendalikan inflasi, dan menjaga daya beli masyarakat.
Pihaknya juga sudah menyiapkan beras kurang lebih sebanyak 198 ton untuk program bantuan pangan pemerintah periode Oktober, November, dan Desember 2026, namun pelaksanaannya masih menunggu penetapan kuota.
Pewarta: Fransiskus Salu Weking
Editor : Evarianus Supar
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.