Bupati Aceh Selatan apresiasi kuliner khas Kluet Raya raih juara ACF - ANTARA News Aceh
Banda Aceh (ANTARA) - Bupati Aceh Selatan Mirwan mengapresiasi tim kabupaten tersebut yang menyajikan kuah singko bak siemuling, kuliner khas Kluet Raya, pada Aceh Culinary Festival (ACF) 2026 mampu meraih juara kedua.
"Keberhasilan ini berkat kerja sama solid dari seluruh tim yang terlibat, yakni Tim Penggerak PKK, Dekranasda, Dharma Wanita Kabupaten, serta Dinas Pariwisata Kabupaten Aceh Selatan," kata Mirwan di Aceh Selatan, Senin.
Aceh Culinary Festival digelar di Taman Sulthanah Safiatuddin, Kota Banda Aceh, pada 11 hingga 14 September 2026. Festival tersebut menghadirkan kuliner atau makanan khas dari 23 kabupaten kota di Provinsi Aceh.
Dalam festival tersebut, Kabupaten Aceh Selatan tampil tidak sekadar membawa makanan khas daerah, tetapi juga menyuguhkan cerita tentang kekayaan budaya yang hidup dan diwariskan secara turun-temurun.
Kuah Singko Bak Siemuling menjadi sajian unggulan diperkenalkan Kabupaten Aceh Selatan kepada para pengunjung. Kuliner khas Kluet Raya itu menjadi daya tarik utama di anjungan Kabupaten Aceh Selatan sejak awal festival.
Bupati mengatakan capaian juara kedua tersebut bukan sekadar penghargaan. Prestasi tersebut menjadi bukti kekayaan kuliner tradisional daerah memiliki daya saing sekaligus potensi besar untuk dikembangkan sebagai bagian dari promosi pariwisata.
"Kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan setinggi-tingginya kepada seluruh pihak yang telah memberikan dukungan dan bekerja keras membawa nama Aceh Selatan pada ajang ACF 2026," kata Bupati.
Ia menyebutkan keikutsertaan Aceh Selatan dalam ACF 2026 sekaligus menjadi momentum untuk memperluas promosi potensi daerah. Kuliner khas yang selama ini lekat dengan kehidupan masyarakat Kluet Raya diperkenalkan kepada khalayak yang lebih luas.
"Festival tersebut menjadi ruang promosi sekaligus upaya memperkuat citra Aceh sebagai daerah yang memiliki kekayaan tradisi dan kuliner yang beragam. Kekayaan kuliner bukan sekadar soal rasa, tetapi juga tentang identitas, sejarah dan budaya yang layak diperkenalkan lebih luas," kata Mirwan.
Pewarta: M.Haris Setiady Agus
Editor : M Ifdhal
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.