Bupati Andi Rudi Latif komitmen dukung program SR - ANTARA News Kalimantan Selatan
Batulicin (ANTARA) - Bupati Tanah Bumbu, Provinsi Kalimantan Selatan, Andi Rudi Latrif berkomitmen mendukung program Sekolah Rakyat (SR) yang digagas oleh Presiden RI Jenderal TNI (HOR) (Purn.) H. Prabowo Subianto.
"Pemerintah daerah baru saja menggelar rapat pleno penetapan siswa sekolah rakyat permanen sebagai bagian dari persiapan pelaksanaan program tersebut," kata Andi Rudi Latif, di Batulicin, Selasa.
Andi Rudi Latif didampingi Asisten Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat (Kesra), M. Putu Wisnu Wardhana, mengatakan dalam rapat pleno tersebut juga melibatkan Dinas Sosial Tanah Bumbu, Dinas Pendidikan serta para pengurus program keluarga harapan seluruh kecamatan se-Kabupaten Tanah Bumbu.
Baca juga: Tanah Bumbu perkuat sinergi dengan Pemprov Kalsel cegah Karhutla
Agenda utama rapat adalah melakukan verifikasi terhadap anak-anak yang masuk dalam data tunggal sosial ekonomi Nasional (DTSEN) dan dinilai layak menjadi calon peserta didik di sekolah rakyat permanen.
"Pemerintah Kabupaten Tanah Bumbu Komitmen mendukung penuh pelaksanaan sekolah rakyat, mulai dari proses penerimaan siswa, ketersediaan tenaga pendidik, hingga pelaksanaan kegiatan belajar mengajar," katanya.
Menurutnya, program tersebut akan memberikan manfaat besar bagi masyarakat, khususnya bagi anak-anak yang berasal dari keluarga dalam kategori DTSEN 1 dan DTSEN 2.
Program sekolah rakyat diharapkan menjadi salah satu langkah strategis dalam meningkatkan akses pendidikan bagi keluarga kurang mampu sekaligus membantu mengurangi faktor penyebab kemiskinan melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia.
"Pemerintah daerah akan terus mengawal dan memberikan dukungan hingga seluruh proses belajar mengajar di Sekolah Rakyat Tanah Bumbu dapat terlaksana secara optimal," tutupnya.
Pewarta: Sujud Mariono
Editor : Sukarli
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.