Bupati Kotim instruksikan patroli pemasangan Bendera Merah Putih

Senin, 3 Agustus 2026 20:28 WIB

Image Print

Bupati Kotim Halikinnor saat menyampaikan pidato beberapa waktu lalu. ANTARA/Devita Maulina

Sampit (ANTARA) - Bupati Kotawaringin Timur (Kotim), Kalimantan Tengah, Halikinnor menginstruksikan patroli untuk memastikan masyarakat, pelaku usaha, hingga pusat perbelanjaan memasang bendera Merah Putih dan umbul-umbul dalam rangka memeriahkan Hari Ulang Tahun (HUT) ke 81 Kemerdekaan Republik Indonesia.

“Saya kemarin sudah keliling, masih ada rumah-rumah yang tidak memasang bendera Merah Putih. Ada juga toko yang tidak pasang bendera Merah Putih. Untuk itu saya instruksikan Satpol PP patroli, kalau perlu ajak anggota Polsek dan Koramil untuk patroli,” kata Halikinnor di Sampit, Senin.

Instruksi ini lebih khusus ditujukan kepada Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP). Sebelumnya, Pemkab Kotim menyampaikan imbauan kepada seluruh elemen masyarakat turut menyemarakkan HUT ke 81 RI.

Salah satunya, dengan memasang bendera Merah Putih di lingkungan rumah, kantor, sekolah, tempat usaha, maupun lingkungan sekitar dari 1 hingga 31 Agustus 2026.

Halikinnor menjelaskan, patroli tersebut sebagai bentuk edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menghormati simbol negara.

Petugas diminta memberikan teguran secara persuasif kepada pemilik rumah, toko maupun swalayan yang belum memasang bendera Merah Putih serta umbul-umbul.

Menurutnya, bendera Merah Putih bukan sekadar kain berwarna merah dan putih, melainkan lambang negara yang diperjuangkan para pahlawan melalui pengorbanan besar, bahkan dengan harta dan nyawa demi merebut kemerdekaan Indonesia.

“Jangan melihat hanya kain merah dan putih itu, tetapi kita melihat bagaimana itu lambang negara, bagaimana itu diperjuangkan dengan harta dan nyawa dan memakan waktu yang sangat lama untuk memperoleh kemerdekaan,” tuturnya.

Baca juga: Bupati Kotim segera panggil Pertamina respons antrean panjang BBM

Ia menegaskan, masyarakat perlu memaknai pemasangan bendera sebagai bentuk penghormatan terhadap jasa para pejuang sekaligus upaya menumbuhkan semangat nasionalisme.

Oleh sebab itu, menurutnya, kewajiban memasang bendera tidak boleh dipandang sebagai beban ataupun formalitas semata.

Halikinnor menilai, penguatan rasa cinta tanah air harus dimulai dari hal-hal sederhana yang dilakukan bersama, termasuk menyemarakkan peringatan HUT Kemerdekaan RI di lingkungan tempat tinggal, perkantoran, sekolah maupun kawasan usaha.

“Ini tentang bagaimana kita mengisi kemerdekaan. Jadi jangan sampai berpikir hanya pasang bendera saja. Yang paling penting adalah bagaimana kita menghargai jiwa cinta tanah air dan jiwa kebangsaan kita,” tegasnya.

Ia juga mengungkapkan keprihatinannya terhadap mulai berkurangnya pemahaman generasi muda terhadap lagu-lagu perjuangan nasional. Kondisi tersebut dinilai menjadi salah satu indikator menurunnya rasa nasionalisme apabila tidak mendapat perhatian sejak dini.

Saat ia berkunjung ke salah satu sekolah dasar, masih banyak siswa yang hafal lagu Indonesia Raya. Namun, ketika diminta menyanyikan lagu perjuangan lain seperti Padamu Negeri, Satu Nusa Satu Bangsa maupun lagu bertema Proklamasi, tidak sedikit yang kesulitan.

“Sekarang anak-anak lebih hafal lagu-lagu artis yang sedang populer. Ini salah satu tanda bahwa jiwa cinta tanah air juga mulai berkurang dan menjadi problem bagi kita,” ucapnya.

Oleh karena itu, Halikinnor berharap momentum peringatan HUT ke 81 Kemerdekaan RI tidak hanya diramaikan dengan pemasangan bendera dan berbagai perlombaan, tetapi juga menjadi sarana memperkuat pendidikan karakter, nasionalisme dan kecintaan terhadap bangsa.

“Mari jadikan bulan kemerdekaan sebagai momentum mengenang perjuangan para pahlawan sekaligus menanamkan nilai kebangsaan kepada generasi muda agar semangat persatuan dan kecintaan terhadap Negara Kesatuan Republik Indonesia terus terjaga dari waktu ke waktu,” demikian Halikinnor.

Baca juga: Pemkab Kotim dan Bapas Sampit kerja sama laksanakan pidana kerja sosial

Baca juga: Bupati Kotim tekankan kolaborasi dalam pembangunan daerah

Baca juga: Dinkes Kotim siapkan ruang oksigen antisipasi dampak kabut asap

Pewarta : Devita Maulina
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.