CAKAP FC FKIP UMS bawa pulang piala bergilir Champions League
CAKAP FC FKIP UMS bawa pulang piala bergilir Champions League
Sabtu, 3 Oktober 2026 14:51 WIB
CAKAP FC dari FKIP UMS juara pertama Turnamen Sepak Bola Antar unit UMS Champions League dan membawa pulang piala bergilir dalam rangka Hari Jadi ke-68 UMS. ANTARA/HO-UMS
Solo (ANTARA) - CAKAP FC dari Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) keluar sebagai juara pertama Turnamen Sepak Bola Antar unit UMS Champions League dan membawa pulang piala bergilir dalam rangka Hari Jadi ke-68 UMS. CAKAP FC memastikan kemenangan setelah mengalahkan Satpam FC dengan skor 1-0 pada laga final yang berlangsung di Lapangan Sepak Bola Psikologi UMS, Solo, Jawa Tengah, Kamis (1/10)
Pertandingan final berlangsung sengit sejak awal. Kedua tim tampil agresif dengan saling membangun serangan sekaligus memperkuat pertahanan. Hingga babak pertama berakhir, kedua tim belum mampu mencetak gol sehingga skor tetap 0-0.
Memasuki babak kedua, CAKAP FC berhasil memecah kebuntuan melalui gol yang dicetak Azlan dengan nomor punggung 91. Gol tersebut menjadi satu-satunya gol dalam pertandingan final hingga peluit panjang dibunyikan. CAKAP FC pun memastikan gelar juara dengan kemenangan 1-0 atas Satpam FC.
PIC Pertandingan Sepak Bola UMS Dias Aziz Pramudita, S.Pd., M.Cs., menyampaikan apresiasinya kepada seluruh pihak yang telah mendukung pelaksanaan turnamen. Menurutnya, pertandingan berlangsung selama empat hari dengan total 19 tim yang berasal dari berbagai unit di lingkungan UMS.
Dias menjelaskan meski cukup menguras tenaga, ia menyebut seluruh panitia tetap menjalankan kegiatan dengan semangat.
“Kalau dibilang lelah, lelah. Tapi ini adalah passion kita bersama selaku panitia. Saya kebetulan juga penggawa dari tim Doskar UMS. Jadi membawa semangat kebersamaan dengan olahraga ini. Walaupun lelah, kita bahagia,” ujarnya, Jumat.
Ia menambahkan turnamen tahun ini diikuti 19 tim yang berasal dari berbagai unit di UMS, termasuk fakultas, satuan pengamanan, dan unit parkir. Menurutnya, partisipasi tersebut menunjukkan antusiasme warga UMS dalam memeriahkan Hari Jadi UMS ke-68.
Terkait sportivitas pemain, Dias mengatakan perbedaan emosi yang terjadi selama pertandingan merupakan hal yang wajar dalam kompetisi. Namun, ia mengapresiasi seluruh peserta karena tidak ada persoalan yang berlanjut di luar lapangan.
“Di dalam lapangan itu biasa. Tetapi kalau itu dibawa ke luar lapangan, kami selaku panitia berat bertindak. Tetapi sejauh ini tidak ada hal yang sampai berakhir di luar lapangan. Sportif semua,” katanya.
Ia menegaskan turnamen tersebut mengedepankan prinsip integritas dan kekeluargaan. Selain menjadi kompetisi olahraga, UMS Champions League diharapkan menjadi ruang untuk mempererat hubungan antarwarga UMS.
“Prinsipnya adalah integritas dan kekeluargaan. Jadi ini adalah turnamen Hari Jadi UMS dalam rangka memeriahkan Hari Jadi UMS. Ini acara kita bersama,” ungkap Dias.
Dias juga menyebut UMS Champions League menjadi salah satu inovasi dalam penyelenggaraan turnamen sepak bola tahun ini.
“Saya Berharap trofi UMS Champions League dapat terus diperebutkan setiap tahun dan menjadi bagian dari tradisi olahraga dalam rangka Hari Jadi UMS,” pungkasnya.
Sementara itu, Kapten CAKAP FC sekaligus top score turnamen, Dr. Nur Subekti, S.Pd., M.Or., mengaku bangga atas keberhasilan timnya meraih juara pertama. Ia menyebut pertandingan melawan Satpam FC menjadi persaingan yang cukup sering terjadi dalam beberapa tahun terakhir.
“Sangat senang, bangga, dan terharu. Karena memang kami itu rivalitas sekali dengan tim Satpam. Beberapa tahun terakhir ini kita sering ketemu di semifinal, di final, dan baru tahun ini kita bisa mengalahkan tim Satpam dengan skor 1-0,” tuturnya.
Selain membawa CAKAP FC menjadi juara, Nur Subekti juga menjadi pencetak gol terbanyak dengan koleksi empat gol. Ia menyebut pengalaman sebagai atlet bela diri turut membantunya dalam mencetak gol.
“Mungkin saya ini kan memang dulunya atlet bela diri, atlet pencak silat. Secara skill feeling saya untuk mencetak gol itu masih bagus. Walaupun skill bermain sepak bolanya rata-rata, tetapi skill dalam memasukkan gol itu mungkin masih ada sisa-sisa pada diri saya,” ujarnya.
Menurutnya, turnamen sepak bola UMS tidak semata-mata berorientasi pada kompetisi dan gelar juara. Lebih dari itu, kegiatan tersebut menjadi sarana untuk mengolahragakan warga UMS sekaligus mempererat rasa persaudaraan.
“Kompetisi itu nomor dua, juara itu nomor dua. Harapan saya ini memang bisa mengolahragakan warga UMS, khususnya warga FKIP. Sehingga turnamen seperti ini nanti kemasannya akan jauh lebih baik, kemudian rasa persaudaraannya semakin rekat. Yang dulu awalnya tidak kenal jadi kenal, semakin merekatkan rasa persaudaraan dan rasa memiliki UMS,” ungkapnya.
PIC Lomba dalam rangka Hari Jadi ke-68 UMS, Drs. Suyatmin, M.Si., turut menyampaikan apresiasi kepada seluruh atlet dan peserta yang telah menyemarakkan rangkaian Hari Jadi UMS melalui pertandingan sepak bola.
“Terima kasih atas atlet-atlet andalan yang telah menyemarakkan Hari Jadi UMS ke-68 dalam pertandingan sepak bola. Kami apresiasi luar biasa, karena dalam empat hari baru ada hasil siapa yang juara,” katanya.
Ia berharap penyelenggaraan turnamen sepak bola dalam rangka Hari Jadi UMS dapat semakin meriah pada tahun-tahun berikutnya.
Setelah pertandingan final, kegiatan resmi ditutup dan dilanjutkan dengan pemberian penghargaan pemain terbaik serta penyerahan trofi kepada para juara. CAKAP FC dari FKIP UMS menjadi juara pertama, disusul Satpam FC sebagai juara kedua. Sementara itu, BPUI yang terdiri dari AUM, AHASS, dan SPPG serta Parkir FC meraih juara ketiga bersama.
Pewarta: Aris Wasita
Editor:
Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.