Depok -

The Milk Crate di Depok tengah viral lewat kreasi salt bread-nya. Tersedia 8 varian rasa, termasuk Cranberry Cream Cheese hingga Cheesy Jalapeno yang unik dan nikmat.

Tren salt bread menjamur di berbagai kawasan, termasuk di Depok. Dari beberapa penjualnya, nama The Milk Crate (TMC) ramai direkomendasikan netizen Threads.

Tim detikFood pun tertarik memesannya via WhatsApp yang kami ketahui dari Instagram themilkcrate.id. Kami memesan semua varian rasa salt bread yang tersedia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kedelapannya adalah Original (Rp18 ribu), Sugar Butter (Rp20 ribu), Cranberry Cream Cheese (Rp25 ribu), Beef Floss (Rp28 ribu), Ham & Cheese (Rp25 ribu), Egg Mayo (Rp25 ribu), Cheesy Jalapeno (Rp25 ribu), dan Chocolate (Rp22 ribu).

Kami memesan dengan sistem pre order (PO) pada 27 Juli 2026, untuk pengiriman pada 7 Agustus 2026. Pembayaran dilakukan di awal via transfer bank, dan pengambilan salt bread nantinya bisa melalui layanan ojek online atau ekspedisi.

Lezatnya salt bread original hingga cokelat

The Milk CrateSalt bread rasa original, cokelat, dan cranberry cream cheese. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

Secara keseluruhan, ukuran salt bread buatan TMC cukup besar. Warnanya yang cokelat mengilap begitu menggugah selera.

Pada varian Original, ada taburan sedikit garam di atasnya. Teksturnya renyah saat disobek dan sedikit berminyak di bagian bawah, hasil dari penggunaan mentega (butter) yang melimpah.

Rasa gurihnya pas di lidah dengan jejak rasa asin yang kuat, ketika bagian bertopping garam tergigit. Porsinya yang besar membuatnya cukup mengenyangkan menurut kami.

Untuk varian manis, salt bread Sugar Butter dan Chocolate juga menarik dicoba. Meski disandingkan dengan cita rasa klasik, seperti gula dan cokelat, rasanya tetap istimewa karena 'basic' salt bread yang sudah enak.

Kami juga jatuh cinta dengan salt bread rasa Cranberry Cream Cheese. Pada suapan pertama, langsung tergigit krim keju yang gurih ringan dan creamy, dengan jejak buah cranberry kering yang manis asam. Paduan semua elemen rasa tersebut seperti kawin di mulut.

Salt bread gurih, rasa abon hingga cheesy jalapeno

The Milk CrateSalt bread ham and cheese, egg mayo, dan cheesy jalapeno juga menarik dicoba. Foto: Andi Annisa DR/detikfood

Untuk varian salt bread gurih, rasa Beef Floss patut dicoba. Tampilan salt bread ini paling berbeda karena dilumuri abon daging sapi yang royal.

Menyoal rasa, abonnya yang gurih berpadu dengan mayonnaise yang punya sedikit jejak rasa asam. Sensasinya seperti menikmati roti gulung abon, tapi berbeda dari segi teksturnya dimana salt bread cenderung lebih renyah.

Salt bread rasa Ham and Cheese juga patut diacungi jempol. Penggunaan lembaran ham dan keju cheddar-nya banyak, menghasilkan rasa gurih 'meaty' yang kuat.

Kalau mau yang agak pedas unik, kamu patut mencoba Cheesy Jalapeno. Penggunaan jalapeno memberikan sentuhan pedas hangat yang nikmat pada salt bread.

Nah, kalau suka yang creamy, kamu bisa mencoba salt bread egg mayo. Teksturnya juga agak sedikit basah karena penggunaan mayonnaise yang melimpah.

Menu salt bread tercipta tak sengaja

The Milk CrateJeane mengaku TMC berawal dari ketidaksengajaan saat dirinya salah beli butter. Foto: Threads Jeane Willim

Kepada tim detikFood (9/8), Jeane Willim selaku pemilik TMC, mengungkap menu salt bread justru terlahir tidak sengaja. Semua berawal dari salah beli mentega.

"Aku sebenarnya mau beli unsalted butter, tapi yang kebeli malah salted butter, dan jumlahnya banyak banget. Daripada nggak kepakai, akhirnya harus dihabiskan," ujarnya.

Untungnya ia punya pengalaman sudah pernah bikin salt bread sebelumnya. "Jadi akhirnya aku coba kembangkan dan sekalian jual. Resep dasar salt bread yang kami gunakan memang langsung dari Korea, tapi setelah itu aku formulasi dan kembangkan lagi supaya lebih sesuai dengan selera, cuaca, dan karakter pasar Indonesia," kata Jeane.

Ia mengaku melakukan trial and error selama beberapa bulan, mulai dari rasa, tekstur, tingkat kemanisan, sampai filling, supaya produknya tetap punya karakter, sekaligus cocok dengan selera pelanggan di Indonesia.

Dibanding salt bread lain yang ada di pasaran, Jeane mengatakan, semua komponennya ia buat 'pakai hati'.

"Sampai sekarang sebagian besar proses dan quality control masih langsung di tangan owner. Kami membawa konsep artisan bakehouse, jadi buat kami kualitas adalah nomor satu. Kami cukup selektif dalam memilih bahan dan menggunakan bahan-bahan premium karena kami ingin rasa dan kualitas produknya tetap terjaga," ujarnya.

Saat ini, salt bread tersedia dengan sistem PO. Pada hari biasa, TMC bisa menjual hingga 250 buah setiap hari.

"Sedangkan saat weekend, kami buka untuk walk-in, dan bisa menyiapkan sekitar 350 buah salt bread. Biasanya jumlah tersebut bisa sold out hanya dalam waktu sekitar 1,5 jam setelah toko buka. Setelah itu, cake dan cookies biasanya menyusul sold out juga," tutup Jeane yang merupakan lulusan Le Cordon Bleu Sydney ini.

Halaman 2 dari 2

(adr/adr)