Medan (ANTARA) - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memprakirakan hujan ringan hingga sedang terjadi di sebagian besar wilayah Sumatera Utara pada Jumat (2/10).

Prakirawan BBMKG Wilayah I Endah Paramita di Medan, Kamis, mengatakan cuaca di Sumatera Utara pada Jumat pagi berawan dengan potensi hujan ringan di sejumlah wilayah.

"Pada siang hingga sore hari masih diprakirakan hujan ringan hingga sedang di sebagian besar wilayah Sumatera Utara," katanya.

Sementara pada pada malam hari, hujan ringan hingga sedang juga berpotensi terjadi sejumlah wilayah. Hujan dengan intensitas sedang diprakirakan terjadi di wilayah Asahan, Labuhanbatu, Pakpak Bharat, kawasan Danau Toba, dan sekitarnya.

Pada dini hari, kondisi cuaca umumnya berawan dengan potensi hujan ringan di Humbang Hasundutan, Gunungsitoli, Mandailing Natal, Nias, Nias Barat, Nias Utara, Pakpak Bharat, Kabanjahe, Kabanbaru Tengah, dan sekitarnya.

BMKG memprakirakan suhu udara di Sumatera Utara berkisar 14 hingga 32 derajat Celsius dengan kelembapan udara 79 hingga 100 persen. Sementara angin bertiup dari arah selatan hingga timur laut dengan kecepatan 4 hingga 12 kilometer per jam.

"Waspadai potensi hujan sedang hingga lebat, khususnya di wilayah lereng barat, lereng timur, pantai timur, dan pegunungan Sumatera Utara yang dapat memicu bencana hidrometeorologi, seperti banjir dan tanah longsor," katanya.

Sementara Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Maritim Belawan, Christen Marpaung, mengatakan, sejumlah perairan di Sumatera berpotensi diterjang gelombang tinggi pada 2 hingga 4 Oktober 2026.

Gelombang laut setinggi 1,25 hingga 2,5 meter berpotensi terjadi di perairan barat Sumatera Utara, perairan timur Kepulauan Nias, perairan Kepulauan Batu, perairan barat Kepulauan Nias, perairan barat Kepulauan Batu dan Samudera Hindia barat Kepulauan Nias.

Pola angin di wilayah Perairan Sumatera Utara bagian timur umumnya bergerak dari tenggara hingga barat daya dengan kecepatan 5 - 20
knot, sedangkan di wilayah perairan Sumatera Utara bagian barat umumnya bergerak dari timur hingga selatan dengan kecepatan 6 - 25 knot.

BMKG mengingatkan kepada nelayan yang menggunakan perahu kecil agar waspada jika kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang mencapai 1.25 meter, demikian juga dengan kapal tongkang jika kecepatan angin mencapai 16 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,5 meter.

Pewarta: Juraidi
Editor : Akung

COPYRIGHT © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.