Cuaca Minggu, Hujan berpotensi guyur Sumatera Utara - ANTARA News Sumatera Utara
Medan (ANTARA) - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebutkan sebagian besar wilayah Sumatera Utara berpotensi diguyur hujan dengan intensitas ringan hingga sedang pada Minggu (11/10).
Prakirawan BBMKG Wilayah I Defri Mandoza di Medan, Sabtu, mengatakan, secara umum cuaca di Sumatera Utara pada Minggu pagi berpotensi hujan ringan hingga sedang di sebagian besar wilayah, di mana hujan dengan intensitas sedang dapat terjadi di Nias Utara, Gunungsitoli, dan sekitarnya.
Sementara pada siang hingga sore hari juga berpotensi hujan ringan hingga sedang merata di wilayah Sumatera Utara. Hujan dengan intensitas sedang dapat terjadi di Kepulauan Nias, Pematangsiantar, Padanglawas Utara, Serdang Bedagai, Simalungun dan sekitarnya.
Pada malam hari berpotensi hujan ringan hingga sedang merata, di mana hujan dengan intensitas sedang dapat terjadi di Deli Serdang, Binjai, Serdang Bedagai, Simalungun, Langkat, Medan, Pematangsiantar dan sekitarnya.
Kemudian pada dini hari berpotensi hujan ringan khususnya di wilayah Pantau Timur Sumatera Utara.
Suhu udara rata-rata 14 hingga 31 derajat Celsius dengan kelembaban 65 hingga 100 persen dan angin bertiup dari selatan menuju barat dengan kecepatan 5 hingga 20 km per jam
"Waspada terhadap potensi hujan intensitas sedang yang disertai petir dan angin kencang di wilayah pantai timur, pantai barat, dan pegunungan yang dapat menyebabkan bencana hidrometeorologis seperti banjir dan longsor," katanya.
Sebelumnya Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Kelas II Maritim Belawan, Christen Marpaung menyebutkan sejumlah perairan di Sumatera Utara berpotensi diterjang gelombang tinggi yang dapat mencapai 1,25 hingga 2,5 meter pada 10 hingga 12 Oktober 2026.
Gelombang tinggi dapat terjadi di perairan barat Sumatera Utara, perairan Kepulauan Batu, perairan barat Kepulauan Batu, Samudra Hindia barat Kepulauan Nias, perairan timur Kepulauan Nias dan perairan barat Kepulauan Nias.
Kepada nelayan yang menggunakan perahu diimbau agar waspada jika kecepatan angin mencapai 15 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,25 meter, demikian juga dengan kapal tongkang jika kecepatan angin mencapai 16 knot dan tinggi gelombang mencapai 1,50 meter.
Pewarta: Juraidi
Editor : Akung
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.