Jakarta (ANTARA) - Media massa yang berafiliasi dengan pemerintah Iran, Hamshahri, memuat daftar 13 tokoh dunia yang disebut menjadi target balas dendam setelah Ayatollah Ali Khamenei gugur.

Daftar tersebut muncul di tengah memanasnya konflik Iran dengan Amerika Serikat dan Israel.

Dalam sebuah unggahan infografis, Hamshahri menampilkan 13 pemimpin politik dan pejabat tinggi dari Amerika Serikat, Israel, serta sejumlah negara Eropa sebagai pihak yang disebut harus bertanggung jawab atas kematian Ali Khamenei.

Publikasi tersebut muncul setelah Pemimpin Tertinggi Iran yang baru, Ayatollah Mojtaba Khamenei, menyampaikan pidato perdananya dan menegaskan bahwa pembalasan atas kematian ayahnya merupakan tuntutan bangsa Iran.

Meski demikian, hingga kini belum ada pernyataan resmi pemerintah Iran yang mengesahkan daftar tersebut sebagai kebijakan negara.

Baca juga: India larang warganya bekerja di kapal lewati Selat Hormuz

Berikut 13 tokoh yang dimuat dalam daftar tersebut:

1. Donald Trump (Presiden Amerika Serikat)
2. Benjamin Netanyahu (Perdana Menteri Israel)
3. Israel Katz (Menteri Pertahanan Israel)
4. Pete Hegseth (Menteri Pertahanan Amerika Serikat)
5. Marco Rubio (Menteri Luar Negeri Amerika Serikat)
6. Emmanuel Macron (Presiden Prancis)
7. Keir Starmer (Perdana Menteri Inggris)
8. Friedrich Merz (Kanselir Jerman)
9. Giorgia Meloni (Perdana Menteri Italia)
10. Friedrich Merz (Kanselir Jerman)
11. Mike Huckabee (Duta Besar AS untuk Israel)
12. Brad Cooper (Komandan CENTCOM)
13. Gideon Sa'ar (Menteri Luar Negeri Israel)

Dalam infografis tersebut, para tokoh digambarkan mengenakan seragam tahanan berwarna oranye. Beberapa di antaranya, termasuk Donald Trump dan Benjamin Netanyahu, juga ditampilkan dengan ilustrasi tanda bidik di bagian kepala disertai pesan yang menegaskan bahwa pembalasan akan dilakukan.

Meski memicu perhatian dunia, sejumlah pengamat menilai daftar tersebut lebih merupakan bentuk propaganda politik dari media yang berafiliasi dengan pemerintah kota Teheran.

Hingga kini, otoritas resmi Iran belum mengeluarkan dokumen ataupun pernyataan yang menetapkan daftar tersebut sebagai kebijakan resmi negara.

Kematian Ali Khamenei dalam serangan gabungan Amerika Serikat dan Israel memicu eskalasi baru di Timur Tengah. Dalam pidato pertamanya sebagai pemimpin tertinggi Iran, Mojtaba Khamenei menegaskan bahwa pembalasan atas kematian ayahnya akan menjadi bagian dari perjuangan Iran, tanpa menyebut secara langsung nama individu yang menjadi sasaran, demikian dirangkum dari berbagai sumber.

Baca juga: Parlemen: Keamanan Iran bergantung pada pengaturan di Selat Hormuz

Baca juga: Diplomat Iran: Tekanan AS terhadap Teheran tidak lagi efektif

Pewarta: M. Hilal Eka Saputra Harahap
Editor: Suryanto
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.