Denzipur 8/GM mulai buat dua titik sumur bor atasi karhutla di ring 1 bandara - ANTARA News Kalimantan Selatan
Hari ini kami laksanakan perintah Pangdam membuat dua titik sumur bor bagian dari 1.000 sumur bor di lokasi karhutla wilayah Kalselteng
Banjarbaru (ANTARA) - Detasemen Zeni Tempur 8/Gawi Manuntung (Denzipur 8/GM) jajaran Komando Daerah Militer XXII/Tambun Bungai mulai membuat dua titik sumur bor sebagai sumber air untuk mengatasi kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di ring 1 bandara, Banjarbaru, Kalimantan Selatan.
"Hari ini kami laksanakan perintah Pangdam membuat dua titik sumur bor bagian dari 1.000 sumur bor di lokasi karhutla wilayah Kalselteng," kata Komandan Detasemen Zeni Tempur 8/Gawi Manuntung (Denzipur 8/GM) Kapten Czi Try Aviyananto Wirawan di Banjarbaru, Kamis.
Try memimpin langsung personelnya yang berkekuatan satu regu atau 10 prajurit membangun proyek sumur bor di Jalan Sempati Tegal Arum, Kelurahan Syamsudin Noor, Banjarbaru.
Dia menyebut pihaknya melakukan pengeboran di kedalaman antara 15 hingga 20 meter berdasarkan alat geolistrik terdeteksi potensi lapisan akuifer (batuan pembawa air) berada di titik tersebut.
Atas perintah pimpinan, kata dia, Denzipur melaksanakan pembuatan sumur dengan pengerahan prajurit yang terampil di bidangnya terutama kemampuan perbekalan air.
Sebelumnya Kodim 1006/Banjar sebagai pembina wilayah teritorial di Kota Banjarbaru melakukan pemetaan lokasi untuk menentukan titik-titik ideal dibuatnya sumur bor.
"Jadi sementara kami dua titik dulu di wilayah terdampak karhutla ring 1 bandara ini, berikutnya nanti masih dipetakan kembali," jelas Try.
Diketahui wilayah ring 1 Bandara Internasional Syamsudin Noor di sekitar Guntung Damar Kelurahan Guntung Payung dan Tegal Arum Kelurahan Syamsudin Noor saat ini api terus berkobar membakar lahan.
Sumber air yang semakin menipis menjadi kendala bagi petugas gabungan melakukan pemadaman hingga pembasahan lahan gambut yang masih mengeluarkan asap.
Pembuatan sumur bor telah diinstruksikan Pangdam XXII/Tambun Bungai Mayjen TNI Zainul Arifin atas perintah Presiden Prabowo Subianto ketika kunjungan kepala negara meninjau karhutla di wilayah Kalimantan pada Sabtu (22/8) pekan lalu.
Pewarta: Firman
Editor : Sukarli
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.