Dewa United ditinggalkan asisten pelatih Ramiro Diaz usai bersama dua musim
Dewa United ditinggalkan asisten pelatih Ramiro Diaz usai bersama dua musim
Jumat, 21 Agustus 2026 05:18 WIB
Asisten Pelatih Eduardo Ramiro Diaz Cuello asal Argentina, menjadi bagian dari Dewa United Banten untuk IBL 2025. ANTARA/HO-IBL (ANTARA)
Jakarta (ANTARA) - Dewa United Banten mengakhiri kebersamaan dengan Ramiro Diaz Cuello yang telah menjalani dua musim sebagai asisten pelatih, serta turut membantu tim meraih gelar juara perdana Indonesian Basketball League (IBL) pada edisi 2025.
Laman IBL, Kamis, menyatakan asisten pelatih asal Argentina itu juga telah membantu tim untuk mengembangkan talenta muda di sepanjang perjalanannya bersama klub tersebut.
"Beberapa orang tidak hanya menjadi bagian dari perjalanan ini, tetapi juga menjadi keluarga. Terima kasih atas dedikasi, semangat, dan pengabdianmu (Ramiro Cuello) selama dua musim untuk Anak Dewa," tulis Dewa United dalam pengumuman resminya di laman klub.
Sosok penting itu bergabung dengan staf kepelatihan Dewa United menjelang dimulainya musim 2025. Saat itu dia dipercaya sebagai asisten pelatih di bawah kepemimpinan pelatih kepala Pablo Daniel Favarel.
Berdasarkan statistik liga, setelah Favarel memilih berpisah dengan Dewa United di akhir musim 2025, Ramiro mendapat kepercayaan untuk mengambil alih posisi pelatih kepala pada IBL All Indonesian 2025.
Kepercayaan tersebut dijawab dengan hasil positif. Ramiro membawa skuad muda Dewa United melaju hingga pertandingan final dan finis sebagai runner-up setelah kalah dari Satria Muda Pertamina Bandung.
Pencapaian tersebut turut menjadi pertimbangan manajemen Dewa United untuk mempertahankan Cuello pada musim berikutnya.
Pada musim 2026, dia kembali menjadi bagian penting dalam staf kepelatihan Dewa United dan kali ini mendampingi Agusti Julbe Bosch yang dipercaya sebagai pelatih kepala.
"Dua musim terakhir bersama kalian semua sungguh luar biasa, jauh dari rumah tetapi dikelilingi oleh kasih sayang dari kalian semua," ujar Cuello saat mengumumkan perpisahan dengan klub.
Meski berpisah, dia memastikan bahwa masih akan berkarier di Indonesia sehingga tetap memiliki kesempatan untuk kembali bertemu dengan keluarga besar Dewa United pada masa mendatang.
Sementara itu, Dewa United Banten juga harus berpisah dengan asisten pelatih Murat Dikmen. Pelatih asal Turki itu juga mengumumkan untuk mengundurkan diri dari klub yang bermarkas di Dewa United Arena, Kota Tangerang, Banten, sebelum Ramiro Diaz Cuello.
Baca juga: Dewa United masih kokoh di puncak IBL
Baca juga: Pape Malick masih pimpin raihan blok terbanyak IBL
Baca juga: Dewa United kokoh di puncak IBL
Pewarta : Donny Aditra
Editor: Rajib Rizali
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.