Dinas Lingkungan Hidup Kota Semarang gandeng Damkar cegah kebakaran TPA Jatibarang
Dinas Lingkungan Hidup Kota Semarang gandeng Damkar cegah kebakaran TPA Jatibarang
Sabtu, 1 Agustus 2026 20:31 WIB
Petugas Dinas Pemadam Kebakaran Kota Semarang menyiram tumpukan sampah untuk mencegah terjadinya kebakaran. ANTARA/HO-Pemkot Semarang
Semarang (ANTARA) - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Semarang menggandeng Dinas Pemadam Kebakaran untuk mencegah kebakaran di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatibarang Semarang.
Kepala DLH Kota Semarang Glory Nasarani dikonfirmasi di Semarang, Sabtu, menjelaskan langkah pencegahan dengan mengintensifkan pendinginan di zona-zona rawan kebakaran.
Pendinginan di lokasi TPA dilakukan secara rutin setiap dua hari sekali dengan menyemprotkan air ke area TPA yang berpotensi bisa menimbulkan titik api dari tumpukan sampah.
Ia mengatakan pendinginan itu telah dilakukan sejak memasuki musim kemarau panjang tahun ini, dan saat ini semakin diintensifkan pelaksanaannya, terutama pada zona tumpukan sampah aktif.
Awalnya, kata dia, pendinginan tersebut direncanakan dilakukan sepekan sekali, namun untuk mencegah hal -hal yang tidak diinginkan akhirnya intensitas ditambah menjadi dua hari sekali.
"Memang setelah beberapa waktu lalu sudah diadakan apel siaga bersama dilanjutkan dengan penjadwalan pendinginan secara rutin,' katanya.
Ia mengatakan Dinas Damkar mendukung upaya preventif terhadap potensi kebakaran sampah di TPA Jatibarang.
Bahkan, kepala Dinas Damkar Kota Semarang ikut turun mengawal pelaksanaan penyemprotan yang dilakukan jajarannya untuk mencegah kebakaran di TPA Jatibarang.
"Kami bersama melaksanakan komitmen seperti yang telah disampaikan Pak Sekda pada saat apel kesiapsiagaan," katanya.
Ia berharap dengan penjadwalan secara rutin maka kegiatan tersebut bisa dilaksanakan secara konsisten.
"Jadwal sudah muncul. Yang penting konsisten. Memang penting, Dinas Damkar juga meskipun tetap prioritaskan keadaan darurat sebagai pelayanan rutin," katanya.
Selain itu, ia juga mengimbau masyarakat setempat untuk tidak membakar sampah di sekitar area TPA Jatibarang, sebab dikhawatirkan bisa memicu kebakaran jika lengah sedikit saja.
"Kalau ada pembakaran sampah di sekitar, dikhawatirkan ada bara api dari pembakaran itu yang rawan terbawa angin dan bisa memicu kebakaran di TPA. Kami berharap warga sekitar, maupun pemulung yang beraktivitas di lokasi TPA bisa menjaga bersama-sama," katanya.
Baca juga: Polisi selidiki penyebab meninggalnya taruna Akpol asal Papua Barat
Pewarta: Zuhdiar Laeis
Editor:
Heru Suyitno
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.