Dinkes Kepri anjurkan warga pakai masker untuk menyegah ISPA
Dinkes Kepri anjurkan warga pakai masker untuk menyegah ISPA
Selasa, 8 September 2026 06:12 WIB
Plt Kepala Dinkes Kepri Mochammad Bisri. ANTARA/Ogen
Tanjungpinang (ANTARA) - Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menganjurkan masyarakat menggunakan masker saat beraktivitas di luar ruangan/rumah guna mencegah penyakit Infeksi Saluran Pernafasan Akut (ISPA) dampak asap kebakaran hutan dan lahan.
Plt Kepala Dinkes Kepri Mochammad Bisri mengatakan saat ini kabut asap kiriman dampak kasus kebakaran hutan dan lahan di Pulau Sumatera mulai masuk ke daerah itu dan berisiko menyebabkan masyarakat terpapar ISPA.
"Ditambah musim kemarau yang memicu polusi debu, juga berpotensi meningkatkan ISPA," kata Bisri di Tanjungpinang, Senin.
Berdasarkan catatan Dinkes Kepri, katanya, jumlah penderita ISPA hingga awal September 2026 tembus 3.230 kasus atau meningkat dibanding Agustus 2026 yang sebanyak 3.022 kasus. Kenaikan kasus tersebut dipengaruhi kabut asap karhutla serta musim kemarau yang belakangan ini terjadi.
Bisri menyebut kasus ISPA di Kepri dialami oleh anak-anak, remaja hingga orang dewasa. Oleh karena itu, masyarakat sebaiknya menggunakan masker saat beraktifitas di luar ruangan.
Ia menjelaskan ISPA merupakan infeksi yang mengganggu pernapasan yang umumnya disebabkan oleh virus. Virus ini dapat menyerang area hidung, trakea, dan paru-paru.
"Gejalanya berupa demam, batuk, pilek, hingga sesak napas pada kondisi yang lebih berat," ujar Bisri.
Guna menekan kasus ISPA, lanjut Bisri, Dinkes Kepri bersama pemangku kepentingan terkait rutin memberikan sosialisasi dan edukasi pola hidup bersih dan sehat (PHBS) dan etika batuk/bersin di tempat-tempat umum. Kegiatan ini menyasar di lingkungan satuan pendidikan, tempat kerja hingga fasilitas umum.
Selain itu, Dinkes Kepri bersama Dinkes Kabupaten/Kota turut meningkatkan kesiapsiagaan fasilitas kesehatan, termasuk ketersediaan obat dan sarana pemeriksaan untuk mengantisipasi lonjakan ISPA.
"Dinkes ikut melakukan pemantauan kualitas udara serta pengendalian sumber polusi seperti pembakaran sampah untuk mencegah ISPA," demikian Bisri.
Pewarta : Ogen
Editor:
Yuniati Jannatun Naim
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.