Disdik Palangka Raya berlakukan PJJ akibat kualitas udara membrujk
Disdik Palangka Raya berlakukan PJJ akibat kualitas udara membrujk
Kamis, 10 September 2026 17:41 WIB
Sekretaris Disdik Kota palangka Raya Aprae Vico Ranan. ANTARA/Adi Antara
Palangka Raya (ANTARA) - Dinas Pendidikan (Disdik) Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, kembali menerapkan Pembelajaran Jarak Jauh (PJJ) bagi peserta didik jenjang PAUD, SD, dan SMP pada 11-12 September 2026 sebagai langkah antisipatif terhadap memburuknya kualitas udara.
Sekretaris Disdik Kota Palangka Raya Aprae Vico Ranan mengatakan kebijakan tersebut diambil setelah hasil pemantauan kualitas udara pada Kamis (10/9) menunjukkan peningkatan Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) yang mencapai angka 960.
"Kondisi kualitas udara saat ini menjadi perhatian serius, sehingga kami mengambil langkah cepat dan preventif untuk melindungi peserta didik, pendidik, dan tenaga kependidikan dari paparan udara yang tidak sehat," kata Vico di Palangka Raya, Kamis.
Ia menjelaskan sebelumnya, berdasarkan evaluasi kondisi kualitas udara pada 8 dan 9 September 2026, nilai ISPU berada pada kisaran 180-200 dengan kecenderungan membaik. Kondisi tersebut menjadi dasar pelaksanaan Pembelajaran Tatap Muka (PTM) terbatas pada 10 September 2026.
Namun, kata dia, peningkatan signifikan ISPU pada 10 September membuat Disdik Palangka Raya perlu melakukan penyesuaian kembali pola pembelajaran.
"Karena kondisi kualitas udara kembali meningkat, pembelajaran pada 11 dan 12 September dilaksanakan melalui PJJ. Ini merupakan langkah antisipatif untuk mengurangi paparan udara yang tidak sehat terhadap peserta didik," ujarnya.
Orang nomor dua di lingkup Disdik Kota Palangka Raya tersebut mengungkapkan, kebijakan tersebut mengacu pada surat Kepala Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya Nomor 100.3.4.4/3952/Disdik.Umpeg/IX/2026 tanggal 9 September 2026 serta ketentuan Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah mengenai penyelenggaraan pembelajaran yang disesuaikan dengan kondisi kualitas udara.
Selanjutnya, proses pembelajaran tetap harus berjalan meski dilakukan dari rumah, sementara sekolah diminta memastikan pelaksanaan PJJ berjalan dengan baik.
"Keselamatan, kesehatan dan kenyamanan peserta didik menjadi prioritas bersama. Kondisi kualitas udara akan terus kami evaluasi dan kebijakan pembelajaran dapat disesuaikan dengan perkembangan di lapangan," demikian Vico.
Baca juga: Disdik: PTM terbatas Palangka Raya dimulai 10 September
Baca juga: Disdik Palangka Raya kembali perpanjang PJJ hingga 9 September 2026
Baca juga: Disdik Palangka Raya alihkan terapi bagi ABK ke rumah selama kabut asap
Pewarta : Adi Wibowo
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.