Manado (ANTARA) - Direktorat Kepolisian Perairan dan Udara (Ditpolairud) Polda Sulawesi Utara menyalurkan bantuan kebutuhan dasar kepada warga korban kebakaran yang menghanguskan 17 rumah di wilayah Aertembaga, Kota Bitung, Jumat dini hari (16/10).

Direktur Polairud Polda Sulut Kombes Pol Bayuaji Yudha Prajas mengatakan bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian Polri terhadap warga yang kehilangan tempat tinggal akibat musibah kebakaran.

"Bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian dan empati Polri terhadap masyarakat yang sedang menghadapi musibah," kata Bayuaji di Bitung, Minggu.

Baca juga: Wali Kota Bitung imbau warga waspadai bencana kebakaran musim kemarau

Bantuan yang disalurkan meliputi sembako, perlengkapan mandi, pakaian layak pakai, serta kebutuhan bayi dan balita. Selain itu, Ditpolairud Polda Sulut bersama Polres Bitung, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan Dinas Sosial Kota Bitung membangun tenda darurat untuk menampung sementara warga terdampak.

Bayuaji mengatakan jajarannya berupaya segera mendatangi lokasi setelah menerima informasi mengenai kebakaran guna mengetahui kondisi warga sekaligus memberikan bantuan sesuai kebutuhan.

"Begitu menerima informasi tentang kebakaran ini, kami langsung berupaya hadir untuk melihat kondisi warga sekaligus memberikan bantuan sesuai kebutuhan mereka," ujarnya.

Baca juga: Kodim 1310/Bitung bantu evakuasi korban kebakaran KM Barcelona V

Kebakaran tersebut menyebabkan sekitar 25 kepala keluarga kehilangan tempat tinggal. Sebanyak enam balita turut terdampak dalam musibah tersebut. Sebagian besar keluarga korban diketahui berprofesi sebagai nelayan dan bermukim di kawasan itu.

Menurut Bayuaji, kehilangan tempat tinggal menjadi beban berat bagi warga yang terdampak. Karena itu, bantuan kebutuhan dasar diharapkan dapat meringankan kesulitan mereka selama berada di tempat penampungan sementara hingga proses pemulihan.

Ia menambahkan, penanganan warga terdampak membutuhkan kerja sama dan kepedulian berbagai pihak agar kebutuhan dasar para korban tetap terpenuhi.

Baca juga: Personel Polda Sulut bersihkan rumah warga terdampak banjir Pulau Siau

"Kami juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama membantu saudara-saudara kita yang terdampak. Semangat gotong royong dan kepedulian sangat dibutuhkan agar para korban dapat melewati masa sulit ini," katanya.

Di tengah kondisi musim kemarau, Bayuaji turut mengimbau masyarakat agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi kebakaran. Warga diminta memeriksa instalasi listrik secara berkala, menghindari penggunaan listrik berlebihan, serta tidak membuang puntung rokok sembarangan.

Upaya tersebut diharapkan dapat meningkatkan kewaspadaan masyarakat sekaligus membantu mencegah terjadinya kebakaran yang berpotensi menimbulkan kerugian dan mengancam keselamatan warga.

Baca juga: Polda Sulut kerahkan 204 personel, bantu tangani banjir di Pulau Siau

Baca juga: DVI Biddokes identifikasi enam korban kebakaran Panti Werda-Manado

Pewarta: Karel Alexander Polakitan
Editor: Siti Zulaikha
Copyright © ANTARA 2026

Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.