Ditsamapta Polda Kaltara gencar edukasi masyarakat bahaya karhutla
Ditsamapta Polda Kaltara gencar edukasi masyarakat bahaya karhutla
Minggu, 6 September 2026 19:22 WIB
Personel Ditsamapta Polda Kaltara melaksanakan sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat terkait pencegahan dan bahaya karhutla di Tanjung Selor, Kalimantan Utara, Minggu (6/9/2026). (ANTARA/HO-Bidhumas Polda Kaltara)
Tanjung Selor (ANTARA) - Direktorat Samapta (Ditsamapta) Kepolisian Daerah (Polda) Kalimantan Utara (Kaltara) semakin gencar melaksanakan sosialisasi dan mengedukasi masyarakat melalui patroli dialogis terkait bahaya kebakaran hutan dan lahan (karhutla).
“Patroli dialogis untuk memberikan edukasi serta sosialisasi terkait bahaya karhutla terus kita galakkan dan gencarkan,” ujar Direktur Samapta (Dirsamapta) Polda Kaltara Kombes Pol Andreas Deddy Wijaya di Tanjung Selor, Provinsi Kaltara, Minggu.
Patroli dialogis dan sambang keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas), kata Kombes Pol Andreas dilaksanakan di sejumlah wilayah yang dinilai memiliki potensi terjadinya karhutla.
Personel Ditsamapta, lanjutnya, menyampaikan imbauan secara langsung kepada masyarakat agar tidak melakukan pembakaran hutan maupun lahan secara sembarangan, termasuk membuang puntung rokok sembarangan.
Sosialisasi dan edukasi, lanjut dia lagi,dilakukan dengan membagikan brosur berisi imbauan dan informasi mengenai langkah-langkah pencegahan karhutla kepada masyarakat.
“Brosur-brosur ini kita harapkan dapat menjadi pengingat bagi masyarakat untuk lebih peduli terhadap lingkungan dan memahami bahaya serta dampak yang ditimbulkan akibat karhutla,” katanya.
Mantan Kepala Kepolisian Resor (Kapolres) Malinau ini mengatakan, personelnya juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan, terutama di tengah kondisi cuaca yang dapat meningkatkan risiko terjadinya kebakaran.
“Masyarakat kita minta segera melaporkan apabila menemukan titik api maupun aktivitas yang berpotensi memicu terjadinya karhutla,” ujarnya.
Kombes Pol Andreas menegaskan, pencegahan karhutla bukan hanya menjadi tanggung jawab aparat serta pemerintah, tetapi membutuhkan peran serta seluruh elemen masyarakat.
“Melalui sosialisasi, patroli, dialog langsung, serta pembagian brosur secara rutin, diharapkan kesadaran masyarakat semakin meningkat sehingga potensi karhutla dapat dicegah sejak dini,” tuturnya.
Selain sosialisasi dan edukasi, Andreas Deddy Wijaya juga mengatakan bahwa anggota Ditsamapta Polda Kaltara juga aktif dan terus membantu pemadaman karhutla di beberapa wilayah di Kaltara, khususnya di Kabupaten Bulungan.
“Kita siagakan 40 personel dan juga peralatan pemadaman serta mobil khusus pemadaman karhutla,” katanya.
Baca juga: Kapolres Tarakan tekankan karhutla batu bara ditangani secara terpadu
Baca juga: Padamkan karhutla, Gubernur Kaltara minta petugas utamakan keselamatan
Pewarta : Agus Salam
Editor:
Susylo Asmalyah
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.