DLH Cianjur melakukan pemangkasan dan pemeliharaan pohon rawan tumbang - ANTARA News Jawa Barat
Cianjur (ANTARA) - Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Cianjur, Jawa Barat melakukan pemangkasan dan pemeliharaan pohon rawan tumbang di sepanjang jalur utama Cianjur menjelang masuknya musim penghujan guna mengantisipasi hal tidak diinginkan.
Fungsional Pengendali Dampak Lingkungan DLH Cianjur Lia Amalia di Cianjur, Kamis, mengatakan pemangkasan dan pemeliharaan dilakukan untuk mengantisipasi pohon tumbang ke badan jalan yang disebabkan hujan disertai angin kencang.
Hal tersebut guna menindaklanjuti surat dari Polres Cianjur terkait pohon rawan tumbang di sepanjang jalur Cianjur-Bandung, Cianjur-Puncak, dan jalur Cianjur-Sukabumi, di mana sebagian besar pohon berusia tua dengan ukuran besar.
"Pemangkasan dilakukan petugas gabungan terdiri dari Kementerian PU, Dinas PUTR Provinsi Jabar, Dinas Permukiman dan Perumahan (Disperkimtan) Cianjur, Satpol PP dan Damkar Cianjur, serta Polres Cianjur," katanya.
Dia menjelaskan pemangkasan dan pemeliharaan pohon di kiri kanan jalan tersebut, dilakukan selama dua pekan ke depan sebagai upaya mengantisipasi bencana alam termasuk pohon tumbang saat masuk musim penghujan.
Pihaknya sempat mendapat permohonan pemangkasan pohon dari masyarakat dan Polres Cianjur di sejumlah titik guna mencegah terjadinya pohon tumbang saat memasuki musim penghujan yang sudah mulai turun di sebagian besar wilayah Cianjur.
Selama ini, pemangkasan dan pemeliharaan rutin dilakukan bersama petugas gabungan, namun menjelang masuknya musim hujan kali ini,l kegiatan tersebut ditingkatkan karena beberapa hari terakhir empat kasus pohon tumbang terjadi di jalur utama Cianjur.
"Pemangkasan dan pemeliharaan pohon tersebut dilakukan selama dua pekan hingga pertengahan bulan Oktober, meski kegiatan yang sama rutin dilakukan, karena banyaknya permohonan kegiatan yang sama ditingkatkan," katanya.
Pemangkasan dan pemeliharaan dilakukan terhadap pohon tua rawan tumbang, termasuk melakukan penebangan setelah berkoordinasi dengan Kementerian PU dan pihak terkait lainnya di pusat.
"Kalau sudah tidak memungkinkan dilakukan pemangkasan, petugas gabungan akan melakukan penebangan setelah dilakukan koordinasi dengan Kementerian PU dan instansi terkait lainnya," kata dia.
Pewarta: Ahmad Fikri
Editor : Riza Fahriza
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.