Jakarta -

Nasib baik masih membersamai seorang penumpang perempuan dalam sebuah penerbangan ke Korea Selatan. Saat mengalami kondisi kritis, ia terbantu oleh adanya dokter dalam penerbangan itu.

Dokter asal Uzbekistan, Kamilov Hasan Bakhriddinovich, dengan sigap memberikan pertolongan setelah awak kabin mengumumkan bahwa mereka membutuhkan bantuan dokter. Berkat penanganannya, pesawat akhirnya mendarat di Seoul tanpa harus melakukan pendaratan darurat.

"Saya langsung bangkit dari tempat duduk dalam waktu sepersekian detik," ucap dokter spesialis telinga, hidung, dan tenggorokan (THT) itu seperti dikutip dari The Korea Herald, Jumat (16/10/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Menurutnya, perempuan itu tidak mampu menopang tubuhnya sendiri dan kesulitan mengikuti instruksi. Kondisinya cukup serius, dengan tekanan darah diastolik atau angka bawah turun hingga 20 mmHg.

Hasan segera memberikan pertolongan selama sekitar 15 menit. Ia menggunakan obat-obatan dan alat pengukur tekanan darah yang dibawanya di dalam ransel.

Saat itu, pilot juga bersiap melakukan pendaratan darurat untuk menangani kondisi penumpang tersebut.

Seorang dokter membantu penumpang dalam penerbangan Uzbekistan Airways rute Taskent-SeoulSeorang dokter membantu penumpang dalam penerbangan Uzbekistan Airways rute Taskent-Seoul. (Tangkapan layar)

"Pilot bersiap melakukan pendaratan darurat, tetapi saya melakukan semua yang bisa saya lakukan sebagai dokter. Pada akhirnya, pesawat bisa tiba di Seoul tanpa harus melakukan pendaratan darurat di tempat lain," ujarnya.

Hingga akhirnya situasi tersebut viral di media sosial. Dalam video yang beredar, Hasan terlihat beberapa kali memberikan oksiden dan menyutikkan sesuatu kepada perempuan itu.

Setelah pesawat mendarat, Hasan mendapat pertanyaan mengenai risiko hukum yang mungkin dihadapinya jika perempuan tersebut meninggal dunia. Ia mengaku memahami risiko itu, tetapi tetap memilih memberikan pertolongan.

"Saya sepenuhnya memahami risiko itu tapi saya ingin menolongnya dan itu adalah pilihan saya. Saya rasa setiap dokter yang benar-benar mencintai profesinya akan melakukan hal yang sama," kata dia.

Sebagai informasi, situasi tersebut terjadi dalam penerbangan Uzbekistan Airways dengan rute Taskent-Seoul, pada Minggu (11/10). Usai insiden, Uzbekistan Airways pun memberikan rasa hormat dan terima kasih mereka terhadap aksi Hasan yang sigap membantu dikala situasi genting itu.

"Atas nama seluruh maskapai, kami dengan tulus mengucapkan terima kasih kepada Kamilov Hasan Bakhriddinovich atas kepeduliannya, profesionalisme tingkat tinggi, dan kesediaannya untuk membantu di saat kritis. Kami juga bangga dan berterima kasih kepada kru kami yang bertindak secara efisien, lancar, dan cepat," tulis pernyataan maskapai pada Selasa (13/10).

(upd/fem)