Dorong digitalisasi dan daya saing produk, PPK Ormawa IMM FIK UMS kenalkan website dan teknik pengemasan bagi ibupreneur Musuk
Dorong digitalisasi dan daya saing produk, PPK Ormawa IMM FIK UMS kenalkan website dan teknik pengemasan bagi ibupreneur Musuk
Sabtu, 5 September 2026 15:54 WIB
Foto bersama dengan dosen pembimbing. ANTARA/HO-UMS
Solo (ANTARA) - Divisi Marketing dan Dokumentasi Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK Ormawa) Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) menyelenggarakan Pelatihan Pengenalan Website dan Pelatihan Pengemasan bagi kelompok Ibupreneur Musuk di Balai Desa Musuk, Kecamatan Musuk, Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, Rabu (26/8).
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya pendampingan masyarakat dalam mendorong digitalisasi serta meningkatkan daya saing produk usaha masyarakat desa.
Pelatihan diikuti oleh ibu-ibu sasaran binaan kelompok Ibupreneur Musuk. Kegiatan dirancang untuk memberikan pengetahuan dan keterampilan praktis dalam memanfaatkan media digital sebagai sarana pengenalan produk sekaligus meningkatkan daya tarik produk melalui pemilihan kemasan yang sesuai.
Person in Charge (PIC) Tim PPK Ormawa IMM FIK UMS Fidelina Tri Adelin menyampaikan pemanfaatan teknologi digital dan pengemasan yang baik menjadi bagian penting dalam pengembangan usaha masyarakat.
“Kami ingin para Ibupreneur Musuk tidak hanya mampu menghasilkan produk yang berkualitas, tetapi juga memiliki kemampuan untuk memperkenalkan dan menampilkan produknya dengan lebih menarik. Melalui website dan pengemasan yang tepat, kami berharap produk Ibupreneur Musuk dapat dikenal lebih luas dan memiliki daya saing yang lebih baik,” ujarnya, Sabtu.
Dalam sesi pengenalan website, peserta diperkenalkan dengan fungsi dan manfaat website sebagai media informasi dan promosi produk Ibupreneur Musuk. Tim PPK Ormawa menjelaskan bagian-bagian website serta bagaimana website dapat digunakan untuk memperkenalkan dan memasarkan produk kepada masyarakat secara lebih luas.
“Tidak hanya mendapatkan materi, peserta juga akan mengikuti praktik pembuatan konten sederhana. Ibu-ibu peserta akan didampingi oleh tim untuk melakukan shooting konten produk, mulai dari menentukan objek yang akan ditampilkan hingga mengambil gambar dan video yang dapat digunakan sebagai bahan promosi digital,” ungkapnya.
Melalui praktik tersebut, peserta diharapkan dapat lebih percaya diri dalam membuat konten sederhana untuk mendukung pemasaran produk secara digital.
Selain pengenalan website, peserta juga mendapatkan materi mengenai pengemasan produk. Tim PPK Ormawa memperkenalkan berbagai jenis kemasan yang dapat digunakan untuk produk usaha, mulai dari karakteristik, fungsi, hingga kesesuaiannya dengan jenis produk yang akan dikemas.
“Peserta diajak mengenali bahwa pemilihan kemasan tidak hanya berfungsi untuk melindungi produk, tetapi juga dapat menjadi salah satu unsur yang meningkatkan daya tarik dan nilai jual produk. Pengenalan berbagai jenis kemasan ini diharapkan membantu peserta menentukan kemasan yang lebih sesuai dengan karakteristik produk Ibupreneur Musuk,” katanya.
Kegiatan berlangsung secara interaktif dengan melibatkan peserta dalam diskusi dan praktik. Para peserta aktif menyampaikan pertanyaan serta pengalaman mereka selama mengelola dan memasarkan produk. Tim PPK Ormawa kemudian memberikan pendampingan secara langsung agar materi yang disampaikan dapat dipahami dan diterapkan dalam kegiatan usaha sehari-hari.
Melalui kegiatan ini, PPK Ormawa IMM FIK UMS terus mendorong kelompok Ibupreneur Musuk untuk beradaptasi dengan perkembangan teknologi dan kebutuhan pasar. Pemanfaatan website serta peningkatan kualitas pengemasan diharapkan dapat menjadi langkah awal dalam memperkuat identitas produk, memperluas jangkauan pemasaran, dan meningkatkan daya saing produk unggulan Desa Musuk.
Pewarta: Aris Wasita
Editor:
Edhy Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.