DPRD Palangka Raya minta warga cepat laporkan titik api di lahan gambut
DPRD Palangka Raya minta warga cepat laporkan titik api di lahan gambut
Minggu, 11 Oktober 2026 19:34 WIB
Wakil Ketua I Komisi II DPRD Kota Palangka Raya, Hap Baperdu. ANTARA/Rajib Rizali.
Palangka Raya (ANTARA) - Wakil Ketua I Komisi II DPRD Kota Palangka Raya, Kalimantan Tengah, Hap Baperdu, meminta masyarakat segera melaporkan titik api agar kebakaran hutan dan lahan (karhutla) dapat ditangani sebelum meluas.
“Jika menemukan titik api, segera laporkan agar dapat ditangani secepat mungkin. Penanganan sejak dini akan jauh lebih efektif dibanding saat api sudah membesar,” katanya, Minggu.
Menurut Hap, laporan masyarakat menjadi bagian penting dalam mempercepat penanganan karhutla, terutama di kawasan lahan gambut yang rawan terbakar. Informasi yang disampaikan sejak awal dapat membantu petugas menentukan langkah penanganan di lapangan.
Ia menjelaskan, kebakaran di lahan gambut memiliki tingkat kesulitan pemadaman yang lebih tinggi karena api dapat merambat hingga ke lapisan bawah tanah. Kondisi tersebut membuat proses pemadaman membutuhkan waktu dan sumber daya lebih besar.
“Pada musim kemarau seperti sekarang, api sangat mudah menyebar. Karena itu masyarakat jangan membuka atau membersihkan lahan dengan cara membakar,” ucapnya.
Hap mengatakan, kewaspadaan masyarakat perlu ditingkatkan selama musim kemarau, terutama ketika beraktivitas di sekitar kawasan hutan dan lahan. Warga juga diminta menghindari penggunaan api untuk membuka maupun membersihkan lahan.
Selain pembakaran lahan, sumber api dari aktivitas sehari-hari juga perlu diwaspadai. Membuang puntung rokok sembarangan atau meninggalkan bara api tanpa pengawasan dapat memicu kebakaran.
“Karhutla adalah tanggung jawab bersama. Pencegahan menjadi langkah paling efektif untuk melindungi lingkungan, kesehatan masyarakat, dan keselamatan kita semua,” ujarnya.
Ia menambahkan, dampak karhutla tidak hanya berupa kerusakan lingkungan, tetapi juga kabut asap yang dapat menurunkan kualitas udara. Kondisi tersebut berpotensi mengganggu kesehatan masyarakat dan aktivitas sehari-hari.
Karena itu, keterlibatan masyarakat dibutuhkan untuk mendukung upaya pemerintah dan petugas pemadam kebakaran. Kewaspadaan serta penyampaian informasi secara cepat diharapkan membantu menekan risiko meluasnya kebakaran.
Hap berharap masyarakat tidak mengabaikan tanda-tanda kebakaran di lingkungan sekitar, khususnya di kawasan gambut.
Pewarta : Rajib Rizali
Uploader: Admin 2
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.